NEGARA, Radar Bali.id - Pemerintah Kabupaten Jembrana mendapatkan alokasi anggaran bantuan keuangan khusus (BKK) Badung sebesar Rp 49, 6 miliar. Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Jembrana. Sedangkan dari BKK Provinsi Bali, untuk anggaran induk tahun 2025 ini tidak ada.
Dengan bantuan anggaran ini, pihak sudah menyusun rencana program prioritas sesuai dengan proposal BKK yang sudah disampaikan sebelumnya.
” Alokasi anggaran dari BKK Badung, sesuai dengan proposal yang sudah kami sampaikan sebelumnya dan akhirnya terealisasi lagi anggaran Rp 49 miliar," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Sudiarta.
Anggaran BKK Badung Rp 49, 6 miliar tersebut rinciannya akan digunakan untuk 17 kegiatan fisik. Diantaranya, sebagian besar untuk pemeliharaan jalan di 16 lokasi ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten yang tersebar di seluruh Jembrana.
Selain itu, untuk pembangunan jembatan Tukad Yehembang sepanjang 40 meter dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,5 miliar.
”BKK Badung untuk tahun ini akan diprioritaskan untuk pemeliharaan jalan dan pembangunan jembatan,” tambahnya.
Sudiarta menambahkan, bantuan anggaran dari Kabupaten Badung ini, cukup membantu Pemerintah Kabupaten Jembrana, ditengah pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat, agar tetap ada pembangunan infrastruktur di Jembrana.
Sementara itu, untuk bantuan keuangan yang bersumber dari BKK Provinsi Bali pada anggaran induk tahun 2025 ini, pemerintah kabupaten Jembrana belum dapat.
Tetapi pada tahun 2026 mendatang, diharapkan bantuan BKK Provinsi Bali terealisasi. ”Kalau untuk tahun 2026, proposal sudah kami sampaikan ke Provinsi,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana mengusulkan program prioritas pembangunan di Jembrana yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali pada tahun anggaran 2026 mendatang sebesar Rp 755,4 miliar. Usulan anggaran BKK Provinsi Bali tersebut, untuk 38 item usulan kegiatan prioritas di Jembrana.
Selain mengusulkan kegiatan prioritas pembangunan di Jembrana yang bersumber dari BKK Provinsi Bali tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga usulan BKK kepada Pemerintah Kabupaten Badung sekitar Rp 500 miliar, khusus untuk bantuan kegiatan infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi. [*]
Editor : Hari Puspita