Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Masuk Bali Tak Ber-KTP, Hindari Pemeriksaan Menyusuri Pantai, Lima Orang Ini akhirnya Dipulangkan

Muhammad Basir • Kamis, 1 Mei 2025 | 17:50 WIB
DITANGKAP : Lima orang yang diamankan diseberangkan lagi melalui Pelabuhan Gilimanuk agar kembali ke daerah asal. (foto:polsek gilimanuk)
DITANGKAP : Lima orang yang diamankan diseberangkan lagi melalui Pelabuhan Gilimanuk agar kembali ke daerah asal. (foto:polsek gilimanuk)

NEGARA, Radar Bali.id - Sebanyak lima orang tanpa identitas lengkap diamankan petugas gabungan di sekitar SPBU Gilimanuk. Lima orang yang mengaku berasal dari Bandung ini mengaku anak punk, masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk lalu menyusuri pantai untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Komang Muliyadi menjelaskan, lima orang yang tidak membawa identitas ini diamankan Rabu siang (30/4/2025) pada  sekitar pukul 12.30 Wita.

Saat petugas gabungan Bhabinkamtibmas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Babinsa, Satpol PP dan Linmas Kelurahan Gilimanuk melakukan patroli rutin di seputaran Pelabuhan Gilimanuk. ”Lima orang ini mencurigakan. Setelah diamankan ternyata tanpa membawa kelengkapan identitas diri,” jelasnya.

Kelima orang tersebut mengaku berasal dari Bandung, Jawa Barat. Mereka berangkat dari Bandung dengan tujuan Denpasar.

Namun, untuk menghindari pemeriksaan petugas di pintu masuk resmi Pelabuhan Gilimanuk, mereka memilih berjalan kaki melewati jalur pesisir pantai.

Karena itu, pihaknya menekankan kepada personelnya untuk memperketat pengawasan terhadap orang-orang yang keluar-masuk Bali, khususnya di area pelabuhan.

”Kami selalu tekankan personel di pos-pos pemeriksaan, termasuk mengawasi jalur-jalur tidak resmi yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, kemudian memberikan pembinaan dan imbauan kepada lima orang tersebut. ”Mereka diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum maupun lalu lintas jalan,” ujarnya.

Kemudian untuk  mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali, kelima orang ini akhirnya diputuskan untuk dikembalikan ke daerah asal alias dipulangkan. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#jembrana #kependudukan #pemulangan #anak punk #penyeberangan #pemeriksaan ktp #ktp #pelabuhan gilimanuk