NEGARA, Radar Bali .id- Kerusakan pagar atau railing jembatan sungai Yehembang, di Jalan Denpasar - Gilimanuk, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, karena ditabrak truk sejak beberapa bulan lalu, sampai hari ini belum diperbaiki.
Kondisi ini dikeluhkan warga, karena membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki dan kendaraan.
Pagar jembatan yang rusak di sisi selatan jembatan hampir separuh. Setalah rusak karena ditabrak truk dan mengakibatkan mobil ambulan nyemplung ke sungai, warga memasang bambu untuk pagar sementara. Saat ini sebagian bambu sudah lepas dan diganti dengan plastik pembatas. ”Jembatan tanpa pembatas ini membahayakan pengguna jalan,” kata Adi, salah satu warga Desa Yehembang.
Padahal menurutnya, jembatan tersebut selain untuk akses jalan utama kendaraan Jalan Denpasar - Gilimanuk, merupakan akses utama warga berjalan kaki untuk ke Pasar Yehembang. Dengan kondisi jembatan tanpa pagar ini, dikhawatirkan membahayakan warga yang melintas. ”Kami berharap instansi terkait segera memperbaiki untuk keselamatan pengguna jalan,” terangnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Bali, Satker PJN Wilayah I Provinsi Bali, BPJN Jawa Timur-Bali I Made Mardita mengatakan, mengenai kerusakan pagar jembatan sudah dalam perencanaan proses persiapan perbaikan.
Usulan perbaikan sudah disampaikan, namun karena perlu ada perbaikan jembatan karena banjir, perlu ada revisi anggaran. ”Saya baru membahas revisi anggaran untuk memperbaiki railing jembatan yang rusak,” ujarnya.
Perbaikan railing jembatan tersebut, menjadi prioritas karena ada trotoar kecil yang digunakan untuk pejalan kaki. Dengan anggaran terbatas pihaknya akan berupaya memperbaiki railing jembatan, termasuk beberapa jembatan yang rusak.
Mardita menambahkan, saat ini pihaknya sudah melakukan perbaikan sejumlah jembatan yang rusak. Ada tiga jembatan yang rusak sudah dalam proses perbaikan. Perbaikan yang dilakukan termasuk perbaikan minor, bukan perbaikan kerusakan berat.
Terpisah, Kasatlantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan mengungkapkan bahwa, jembatan sungai Yehembang di Jalan Denpasar - Gilimanuk tersebut, salah satu lokasi rawan kecelakaan lalu lintas.
Sehingga perbaikan pagar jembatan memang harus segara dilakukan. ”Kami lakukan pengamanan lokasi karena lokasi rawan lakalantas. Mengenai perbaikan pagar jembatan, kewenangan instansi terkait,” terangnya. [*]
Editor : Hari Puspita