Puluhan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya Masih Belum Ketemu
NEGARA, Radar Bali.id - Pencarian korban kapal tenggelam terus dilakukan. Hari kedua pencarian penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, tim gabungan belum menemukan lagi korban. Sementara hanya 35 orang ditemukan, 6 orang di antaranya meninggal.
Jika mengacu pada manifes dan jumlah anak buah kapal sebanyak 65 orang, maka tersisa 30 orang belum ditemukan.
Tim pencarian yang terlibat sebanyak 300 orang lebih, berasal dari sejumlah instansi. Personel gabungan dibagi dalam beberapa tim yang ditempatkan di beberapa lokasi, diantaranya di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, lokasi terbanyak penumpang ditemukan.
Pencarian korban melalui udara dengan helikopter sebagai peralatan utama (alut), darat dengan menyisir pantai di Jembrana dan menggunakan perahu karet maupun kapal. Namun pencarian pada hari kedua kemarin belum ada hasil.
”Pencarian menggunakan alut udara dan alut laut, belum membuahkan hasil,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, ditemui di Pelabuhan Gilimanuk.
Pencarian dengan alut udara dengan helikopter dan drone. Dari pencarian, juga tidak ditemukan posisi dan puing -puing dari KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam. ”Belum ditemukan adanya puing-puing kapal tersebut. Kami Basarnas sudah melakukan pencarian dan pertolongan," terangnya.
Pencarian dengan alut laut yang melakukan pencarian, cuaca juga mendukung karena alun dan ombak laut tidak tinggi. ”Tantangan tidak begitu berat. Cuaca sangat mendukung," ujarnya.
Terkait dengan penumpang kapal yang belum ditemukan, apakah terjebak dalam kapal atau kendaraan, pihaknya belum bisa memastikan. ”Terjebak atau tidaknya, saya belum bisa memastikan, tetapi kami tetap berusaha melakukan pencarian,” terangnya.
Komandan Lanal Denpasar Bali Kolonel Laut (P) Cokorda Gede Parta Pemayun mengatakan, personil angkatan laut yang dikerahkan sebanyak 55 personel dan peralatan pendukung.
Pencarian korban denga melakukan penyisiran laut dan darat dengan melaksanakan penyisiran di pantai wilayah Jembrana, wilayah Kecamatan Negara dan Kecamatan Melaya. [*]
Editor : Hari Puspita