NEGARA, Radar Bali.id- Penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk - Ketapang, masih belum normal akibat cuca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir ini.
Buka tutup penyeberangan masih dilakukan untuk memastikan keselamatan penyeberangan. Setelah dua kali buka tutup, Selasa (29/7/2025), penutupan penyeberangan kembali, Rabu (30/7/2025) dini hari.
Menurut infomasi, penutupan sementara penyeberangan dimulai pukul 00.17 Wita, karena terjadi cuaca buruk. Penyeberangan kembali dibuka sekitar pukul 01.30 Wita setelah cuaca yang mulai kondusif.
”Penundaan keberangkatan kapal karena angin dan gelombang di tengah laut tidak kondusif,” ujar Dhimas, petugas Syahbandar Gilimanuk.
Akibat dari penutupan sementara penyeberangan ini, antrean kendaraan yang akan menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, menumpuk di areal Parkir Pelabuhan Gilimanuk.
Bahkan kendaraan antre mengular di Jalan Denpasar - Gilimanuk sekitar 1 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.
Antrean kendaraan ini, Rabu (30/7) siang masih terpantau mengular di Jalan Denpasar- Gilimanuk. Ekor antrean kendaraan hingga Masjid Mubarok Gilimanuk. Kendaraan yang antre didominasi angkutan barang berukuran besar dan panjang.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto mengatakan, antrean kendaraan yang terjadi menuju Pelabuhan Gilimanuk ini, akibat dari cuca buruk yang terjadi. Pihak berwenang melakukan penutupan sementata operasional penyeberangan Lintas selatan Bali. "Dalam dua hari terakhir ini tiga kali penundaan penyeberangan hingga sejam lebih,” jelasnya.
Sehingga kendaraan yang akan menyeberang antre. Padahal antrean kendaraan karena penutupan penyeberangan Selasa (29/7/2025) belum sepenuhnya menyeberang, ditambah dengan penutupan ketiga kalinya antrean semakin panjang. ”Kami bersama kepolisian dan instansi terkait sudah berapaya agar antrean yang terjadi lebih cepat terurai,” terangnya. [*]
Editor : Hari Puspita