JEMBRANA, Radar Bali.id – Libur panjang akhir pekan lalu membuat lalu lintas di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mengalami peningkatan drastis. Ribuan kendaraan tercatat keluar masuk Pulau Bali, meskipun peningkatannya tidak sampai menyebabkan kemacetan yang berarti.
Sejak Kamis (4/9/2025) malam hingga Sabtu (6/9/2025), terjadi lonjakan kendaraan secara signifikan, baik yang akan berlibur ke Bali maupun yang akan keluar. Kendaraan didominasi oleh mobil pribadi dan sepeda motor yang mengangkut wisatawan.
Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, menjelaskan ada kenaikan produksi hingga 33 persen dibandingkan hari normal. "Libur panjang ini terjadi kenaikan data produksi pengguna jasa penyeberangan," ungkap Ryan.
Meskipun terjadi peningkatan, arus lalu lintas tetap terkendali. Hal ini berkat koordinasi yang baik dari BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) yang memaksimalkan operasional 27 unit kapal yang tersedia.
Data dari ASDP mencatat, pada Sabtu (6/9/2025), total orang yang masuk Bali mencapai 9.880 orang dengan 6.479 unit kendaraan. Sementara itu, 20.297 orang keluar Bali dengan 6.016 unit kendaraan.
Arus Balik Diprediksi Lancar
Di sisi lain, Letda Laut (P) Bayu Primanto, Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, memprediksi puncak arus balik dari wisatawan terjadi pada Minggu (7/9) malam.
"Dipastikan aman dan lancar, tidak ada penumpukan kendaraan," tegas Bayu.
Meskipun arus kendaraan pada Minggu pagi hingga siang cenderung landai, kepadatan diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari, didominasi oleh bus dan angkutan logistik yang kembali ke Jawa.
Pihak berwenang bersama instansi terkait tetap melakukan antisipasi, terutama terhadap kondisi cuaca buruk yang bisa memicu penundaan penyeberangan dan antrean kendaraan.[*]
Editor : Hari Puspita