NEGARA, Radar Bali.id - Sejumlah pejabat dimutasi untuk mengisi jabatan tinggi pratama atau setingkat kepala dinas dan badan. Sebanyak enam orang dimutasi untuk jabatan baru dan satu orang pejabat dikukuhkan lagi, Selasa (28/10). Namun demikian masih ada jabatan untuk eselon IIB ini masih kosong, sehingga perlu dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan kosong.
Enam pejabat yang dimutasi diantaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi I Ketut Eko Susilo Artha Permana, dimutasi menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Posisi jabatan yang ditinggalkan masih kosong dan akan diisi dengan pelaksana tugas.
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Ni Nengah Wartini, dimutasi menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana. Jabatan sebelumnya diganti Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Jembrana I Komang Agus Adinata. Jabatan yang ditinggalkan masih kosong dan akan diisi dengan pelaksana tugas.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jembrana I Gusti Agung Kade Oka Diputra, dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Jabatan sebelumnya digantikan Kepala Satpol PP I Made Leo Agus Jaya. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Sumber Daya Manusia Gede Sujana, dimutasi menjadi Asisten Perekonomian dan dan Pembangunan. Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana.
Selain pengambilan sumpah dan janji pejabat yang dimutasi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ni Kade Ari Sugianti juga dilantik lagi. ”Karena jabatannya sudah lima tahun lebih, maka dikukuhkan lagi,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana Siluh Ketut Natalis Semaradani.
Meskipun sudah ada mutasi, sejumlah jabatan eselon II B masih kosong. Empat jabatan yang kosong melalui pengisian jabatan kosong melalui seleksi terbuka, diantaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. ”Semoga saja ada yang daftar, sehingga jabatan yang sudah lama kosong bisa segera terisi,” terangnya.
Sedangkan untuk pengisian jabatan definitif yang masih kosong, seperti Dinas Pertanian dan Pangan, serta jabatan yang akan kosong karena pejabat saat ini pensiun, akan diisi oleh pejabat definitif setelah berlakunya struktur organisasi tata kerja (STOK) baru diberlakukan awal tahun 2026.
Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilangsungkan di Ballroam, Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (28/10/2025) dan dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.
Bupati Kembang menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dan esensial dalam organisasi pemerintahan. Rotasi ini adalah bagian dari evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi untuk menempatkan figur yang tepat di posisi yang tepat.
” Saya berharap, para pejabat yang baru dilantik segera membangun konektivitas baik didaerah maupun dipusat, yang terpenting mampu menciptakan inovasi dalam memimpin unit kerjanya,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati Kembang juga menyampaikan pentingnya peran strategis pejabat pimpinan tinggi pratama dalam mendukung pencapaian kinerja pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa tanggung jawab seorang pimpinan OPD tidak hanya terbatas pada ruang lingkup dinas masing-masing, tetapi juga dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Jembrana secara menyeluruh.
“Pelantikan pejabat tinggi pratama adalah suatu keniscayaan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Tanggung jawab mereka sangat strategis karena langsung mengampu capaian kinerja utama pemerintah Kabupaten Jembrana. Aspirasi dan ekspektasi masyarakat sangat tinggi, maka target kinerja juga harus tinggi,” ucapnya.
Rotasi ini diharapkan dapat memperkuat implementasi visi pembangunan Kabupaten Jembrana, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan pelayanan publik yang unggul berbasis teknologi.
”Di manapun kita ditugaskan, apapun posisi kita, semuanya harus turut mendukung, menyukseskan tercapainya kinerja pemerintah,” Pungkas Bupati Kembang.[*]
Editor : Hari Puspita