Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jembrana Sering Jadi Langganan Angin Puting Beliung di Musim Hujan, Ini Penjelasan Kepala Stasiun Klimatologi Bali

Muhammad Basir • Jumat, 7 November 2025 | 17:35 WIB

 

Ilustrasi angin puting beliung. (dok.JawaPos.com)
Ilustrasi angin puting beliung. (dok.JawaPos.com)

 

NEGARA, Radar Bali.id- Wilayah yang pernah diterjang angin puting beliung dan sekitarnya, berpotensi akan terjadi lagi puting beliung.

Kondisi tersebut terjadi pada musim hujan ini sehingga perlu diwaspadai agar risiko dampak bisa diminimalisir.

Kepala Stasiun Klimatologi Bali di Jembrana Aminudin Al Roniri mengatakan, saat ini sudah memasuki musim hujan. Semua pihak, terutama masyarakat harus mewaspadai dampak dari musim hujan ini. Terutama daerah yang rawan terjadi longsor, banjir, pohon tumbang dan puting beliung.  ”Pada saat musim hujan, pasti disertai angin kencang,  petir. Dan sudah mulai nampak sering terjadi,” ujarnya.

Musim hujan ini terjadi puncaknya pada bulan Januari dan Februari. Bukan Maret sudah mulai reda. Selama musim hujan ini, pihaknya memperkirakan daerah yang pernah terjadi angin puting beliung berpotensi terjadi lagi.

”Biasanya daerah seperti itu, pernah terjadi puting beliung aka berulang. Tapi tidak tepat daerah itu lagi,” ujarnya.

Karena biasanya, arus angin puting dan awan cenderung tetap hanya dengan luasan  sekitar 2 kilometer. Karena itu perlu diwaspadai daerah yang dulu pernah terjadi angin puting beliung dan sekitarnya harus waspada.

”Karena daerah itu,  memang yang sering dilewati anggin puting beliung,” ungkapnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#angin puting beliung #bencana alam #klimatologi #bmkg #cuaca buruk