NEGARA, Radar Bali.id- Wilayah yang pernah diterjang angin puting beliung dan sekitarnya, berpotensi akan terjadi lagi puting beliung.
Kondisi tersebut terjadi pada musim hujan ini sehingga perlu diwaspadai agar risiko dampak bisa diminimalisir.
Kepala Stasiun Klimatologi Bali di Jembrana Aminudin Al Roniri mengatakan, saat ini sudah memasuki musim hujan. Semua pihak, terutama masyarakat harus mewaspadai dampak dari musim hujan ini. Terutama daerah yang rawan terjadi longsor, banjir, pohon tumbang dan puting beliung. ”Pada saat musim hujan, pasti disertai angin kencang, petir. Dan sudah mulai nampak sering terjadi,” ujarnya.
Musim hujan ini terjadi puncaknya pada bulan Januari dan Februari. Bukan Maret sudah mulai reda. Selama musim hujan ini, pihaknya memperkirakan daerah yang pernah terjadi angin puting beliung berpotensi terjadi lagi.
”Biasanya daerah seperti itu, pernah terjadi puting beliung aka berulang. Tapi tidak tepat daerah itu lagi,” ujarnya.
Karena biasanya, arus angin puting dan awan cenderung tetap hanya dengan luasan sekitar 2 kilometer. Karena itu perlu diwaspadai daerah yang dulu pernah terjadi angin puting beliung dan sekitarnya harus waspada.
”Karena daerah itu, memang yang sering dilewati anggin puting beliung,” ungkapnya. [*]
Editor : Hari Puspita