Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sudah Hari Kelima Pencarian Nihil, Korban Terseret Arus Sungai Bilukpoh Jembrana Kini Dicari di Tengah Laut

Muhammad Basir • Senin, 17 November 2025 | 14:20 WIB
MASIH DICARI: Pencarian buruh proyek yang hilang terseret arus sungai Bilukpoh, di tengah laut. (foto: SAR Jembrana)
MASIH DICARI: Pencarian buruh proyek yang hilang terseret arus sungai Bilukpoh, di tengah laut. (foto: SAR Jembrana)

 

NEGARA, Radar Bali.id—Pencarian terhadap satu orang pekerja proyek, Abdurrahman Agus,57, yang hilang terseret arus deras Sungai Bilukpoh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, memasuki hari kelima, Minggu (16/11/2025).

Setelah penyisiran aliran sungai tidak membuahkan hasil, tim SAR gabungan kini memperluas area pencarian hingga ke pantai dan tengah laut.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, mengonfirmasi bahwa penyisiran di sepanjang aliran sungai selama beberapa hari terakhir telah dihentikan karena nihilnya temuan.

"Pencarian di aliran sungai nihil, korban belum ditemukan. Karena itu, hari ini tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian dengan menyisir pantai dekat muara sungai, di Pantai Desa Delodberawah, dan mengerahkan perahu karet Basarnas di tengah laut," ujar Dewa Putu Hendri Gunawan, Minggu (16/11/2025).

Mandi Usai Bekerja, Terseret Air Bah

Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu sore (12/11/2025) sekitar pukul 16.00 Wita, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Musibah berawal ketika dua pekerja proyek rehabilitasi Bendung Telepus, Desa Penyaringan—yaitu Syahrudy Rizqy Tampu Bolon (46), asal Surabaya, dan Abdurrahman Agus (57), asal Jombang—mandi di Sungai Bilukpoh usai bekerja.

Sekitar 15 menit mereka mandi, tiba-tiba air bah datang dengan volume besar dari hulu sungai. Derasnya air menyebabkan keduanya tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung terseret arus sungai.

Satu Pekerja Ditemukan Tewas, Satu Hilang

Melihat dua rekannya terseret, pekerja lain bernama Abdul Rozak Agus Maulana berteriak meminta tolong. Dua pekerja lain, Beni Trisnawardi dan Moch Riski Nanda Saputra (22), segera berlari menyusuri pinggiran sungai untuk memberikan bantuan.

Nahas, Moch Riski Nanda Saputra juga ikut terseret arus saat mencoba menyelamatkan dua korban, namun ia berhasil diselamatkan dan sempat dilarikan ke Puskesmas 1 Mendoyo.

Setelah pencarian intensif, korban Syahrudy Rizqy Tampu Bolon ditemukan sudah meninggal dunia di pantai wilayah Desa Delod Berawah. Sementara Abdurrahman Agus (57) masih dinyatakan hilang.

Tim SAR gabungan saat ini juga telah meminta bantuan kepada para nelayan setempat. Apabila menemukan ciri-ciri korban, nelayan diminta segera melapor kepada instansi terkait agar proses evakuasi dapat segera dilakukan.[*]

Editor : Hari Puspita
#tim sar #pekerja proyek #jembrana #terseret arus #orang hilang