NEGARA, Radar Bali.id – Fluktuasi harga terus berlangsung dan selalu menjadi rutinitas setiap menjelang hari raya. Kali ini harga kebutuhan pokok di Jembrana.
Kali ini menjelang Hari Raya Galungan, sejumlah kebutuhan mengalami kenaikan dan penurunan harga.
Meskipun begitu, fluktuasi harga ini, terbilang masih termasuk stabil. Kebaikan harga, terutama komoditi cabai, tidak seperti Hari Raya Galungan sebelumnya yang menyentuh harga hampir Rp 100 ribu setiap kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan Citrarasmi menjelaskan, berdasarkan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat jelang Hari Raya Galungan, hanya beberapa kebutuhan yang naik drastis. ”Kalau dibandingkan dengan Galungan sebelumnya, meskipun ada kebaikan harga, masih lebih rendah dibandingkan dengan Galungan sebelumnya,” ujarnya, Senin (18/11/2025).
Misalnya harga cabai rawit merah yang naik hingga 50 persen dari harga sehari sebelumnya. Dari harga per kilogram Rp 30 ribu, naik Rp 15 ribu menjadi Rp 45 ribu.
Tetapi cabai mrah besar turun Rp 15 ribu, menjadi Rp 45 ribu. Daging ayam broiler naik Rp 1000 menjadi Rp 38 ribu dan bawang merah naik Rp 5000 menjadi Rp 35 ribu. ”Harga kebutuhan lain masih stabil,” ujarnya.
Menurutnya, puncak kenaikan harga tertinggi kebutuhan jelang hari Raya Galungan, umumnya terjadi sehari sebelum penambahan. Setelah terjadi kenaikan kemarin, diharapkan tidak akan ada lagi kenaikan harga.
”Kalau puncak kenaikan, biasanya hari ini (kemarin) sehari sebelum penampakan. Dari pantauan kami harga masih stabil, kecuali cabai yang naik drastis,” ungkapnya.
Naiknya harga cabai ini, karena ada permintaan yang tinggi jelang Hari Raya Galungan. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok di distributor agar tidak terjadi kenaikan harga lagi. ”Semoga turun lagi setelah galungan,” ujarnya. [*]
Editor : Hari Puspita