NEGARA, Radar Bali.id– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana mengumumkan capaian kinerja positif di akhir tahun. Perumda memastikan dapat meraih dividen atau keuntungan hingga lebih dari Rp1,5 miliar, melampaui capaian tahun sebelumnya.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gede Puriawan, mengatakan estimasi keuntungan Perumda hingga akhir 2025 mencapai sekitar Rp1,7 miliar. Angka ini naik signifikan dari tahun 2024 yang hanya Rp902 juta. "Dividen tahun ini mencapai target,” terangnya.
Dilema di Tengah Kebutuhan PAD
Meskipun mencapai target keuntungan yang tinggi, Perumda belum bisa memastikan penyetoran dividen tersebut untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keputusan ini menjadi dilema di tengah upaya efisiensi anggaran daerah akibat berkurangnya transfer keuangan dari pusat.
Puriawan menjelaskan bahwa perusahaan masih memiliki akumulasi kerugian tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp48 miliar.
“Kami koordinasi dulu dengan kuasa pemilik modal, bisa tidak dividen masuk PAD,” jelasnya.
Puriawan menegaskan bahwa Perumda sebetulnya telah berkontribusi aktif terhadap keuangan daerah melalui jalur lain, yaitu dengan rutin membayar retribusi dan pajak yang nilainya mencapai ratusan juta setiap tahun.
“Kontribusi ke pemerintah itu bukan PAD saja. Kontribusi fiskal juga,” tegas Puriawan, menekankan bahwa meskipun keuntungan belum disetor sebagai PAD, Perumda sudah melaksanakan kewajiban fiskal lainnya.[*]
Editor : Hari Puspita