NEGARA, Radar Bali.id – Seluruh tahapan seleksi terbuka (selter) untuk pengisian empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tahun 2025 telah rampung.
Hasil sementara seleksi ini menunjukkan tren menarik: komposisi tiga besar calon di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis didominasi oleh aparatur sipil negara (ASN) berusia relatif muda.
Dalam waktu dekat, Panitia Seleksi (Pansel) akan mengumumkan secara resmi tiga nama terbaik untuk setiap posisi. Nama-nama ini selanjutnya diserahkan kepada Bupati Jembrana sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk dipilih satu orang sebagai pejabat definitif.
Bupati Punya Hak Pilih, Tak Harus Peringkat Pertama
Ketua Panitia Seleksi sekaligus Sekretaris Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, membenarkan bahwa tahapan seleksi telah selesai sepenuhnya dan kini tinggal menunggu pengumuman resmi.
"Seluruh tahapan sudah selesai. Sekarang tinggal pengumuman hasilnya," ujar Budiasa.
Budiasa menekankan bahwa sesuai ketentuan, Bupati Jembrana memiliki kewenangan penuh untuk memilih satu dari tiga nama yang direkomendasikan, terlepas dari peringkat hasil seleksi.
"Tidak harus peringkat pertama. Aturannya, Bupati memilih satu dari tiga nama yang direkomendasikan," tegasnya.
Empat jabatan strategis yang dilelang dan menarik minat puluhan ASN adalah:
- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerperin)
- Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida)
- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
Jabatan Kepala Dinas Nakerperin menjadi yang paling diminati dengan tujuh pelamar, disusul Brida dan Bappeda (masing-masing enam peserta), dan BPKAD (empat pelamar). [*]
Editor : Hari Puspita