Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jembrana Peringkat Dua Kasus Rabies se-Bali, Vaksinasi Hewan Masih di Bawah Target

Muhammad Basir • Kamis, 18 Desember 2025 | 16:50 WIB
MASIH SEDIKIT YANG DISUNTIK  :Vaksinasi anjing peliharaan di Jembrana. (foto:Keswan Jembrana)
MASIH SEDIKIT YANG DISUNTIK :Vaksinasi anjing peliharaan di Jembrana. (foto:Keswan Jembrana)

 

NEGARA, RadarBali.id – Ancaman virus rabies di Kabupaten Jembrana kian mengkhawatirkan. Dalam setahun terakhir, tercatat sebanyak 113 kasus positif rabies ditemukan pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing.

Angka ini melonjak dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya dan menempatkan Jembrana di posisi tertinggi kedua di Bali setelah Buleleng.

Ironisnya, di tengah lonjakan kasus ini, capaian vaksinasi massal belum memenuhi standar keamanan. Hingga berakhirnya masa vaksinasi pada Selasa (16/12/2025), cakupan vaksin baru menyentuh angka 70 persen atau sekitar 38 ribu ekor HPR, masih di bawah target minimal 80 persen untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

“Ada sekitar delapan desa yang capaiannya belum menyentuh 100 persen hingga masa vaksinasi berakhir kemarin,” ungkap I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, Kabid Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Jembrana.

Pihak dinas berjanji akan melanjutkan penyisiran vaksinasi pada tahun depan, termasuk melakukan vaksinasi ulang (booster) bagi hewan yang sudah divaksin tahun lalu.

Masyarakat di zona merah pun diimbau untuk lebih waspada dan kooperatif dalam membawa hewan peliharaannya untuk divaksin.[*]

Editor : Hari Puspita
#Keswan #vaksinasi #jembrana #hewan penular rabies #rabies