JEMBRANA, Radar Bali.id – Cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Selat Bali pada Rabu (24/12/2025). Kondisi ini memaksa otoritas pelabuhan menghentikan sementara operasional penyeberangan lintas Gilimanuk-Ketapang demi keselamatan pelayaran.
Penutupan operasional dimulai pada Rabu sore sekitar pukul 15.15 Wita. Penghentian seluruh aktivitas penyeberangan ini dipicu oleh jarak pandang yang terbatas serta kecepatan angin yang mencapai 25 knot.
"Pelayanan penyeberangan ditunda sementara sehubungan dengan cuaca yang tidak bersahabat," ujar Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Letda Laut (P) Bayu Primanto.
Baca Juga: Gegara Cuaca Buruk di Selat Bali, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Lumpuh
Setelah sempat lumpuh selama kurang lebih 40 menit, layanan penyeberangan akhirnya dibuka kembali pada pukul 15.55 Wita setelah cuaca dinyatakan membaik.
Beruntung, penutupan singkat ini tidak menyebabkan antrean panjang kendaraan meski saat ini sedang dalam periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Pelayanan langsung dibuka kembali setelah cuaca dipastikan benar-benar aman untuk pelayaran. Langkah ini diambil sebagai antisipasi mencegah potensi kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem," tegas Letda Bayu. [*]
Editor : Hari Puspita