Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mangkrak, Setahun Terbengkalai karena Regrouping, Eks Gedung SDN Blimbingsari Bakal Disulap Jadi Koperasi Desa, Begini Ceritanya

Muhammad Basir • Jumat, 26 Desember 2025 | 15:07 WIB
SEGERA BERALIH FUNGSI : Bangunan SDN Blimbingsari Melaya terbengkalai setelah digabungkan dengan sekolah lain mulai awal tahun 2025.(M.Basir/RadarBali)
SEGERA BERALIH FUNGSI : Bangunan SDN Blimbingsari Melaya terbengkalai setelah digabungkan dengan sekolah lain mulai awal tahun 2025.(M.Basir/RadarBali)

 

NEGARA, RadarBali.id – Setahun pasca kebijakan regrouping pada awal Januari 2025, bangunan SDN Blimbingsari kini tampak memprihatinkan. Sekolah yang dulu menjadi pusat pendidikan di Desa Blimbingsari itu kini terbengkalai dengan kondisi atap plafon yang mulai ambruk dan halaman yang rimbun oleh semak belukar.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Blimbingsari berencana mengajukan permohonan pinjam pakai aset kepada Pemkab Jembrana. Rencananya, gedung kosong itu akan difungsikan sebagai Gerai Koperasi Desa Merah Putih.

“Kami memang berencana meminjam gedung itu untuk koperasi desa, karena saat ini desa tidak memiliki aset lahan selain lapangan,” ujar Perbekel Blimbingsari, I Made John Ronny.

Namun, rencana tersebut masih menunggu kepastian. Pasalnya, beredar kabar bahwa Pemkab Jembrana berencana menggunakan eks gedung SDN tersebut sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sebagai catatan, SDN Blimbingsari resmi ditutup awal tahun lalu akibat krisis siswa. Di akhir masa operasionalnya, sekolah ini hanya memiliki total 11 orang siswa untuk empat kelas, yang akhirnya dipindahkan ke SDN 7 Melaya.[*]

Editor : Hari Puspita
#Sekolah Mangkrak #regrouping #jembrana #gedung koperasi desa merah putih