JEMBRANA, Radar Bali.id – Upaya membentengi ternak sapi dari ancaman penyakit kulit infeksius atau Lumpy Skin Disease (LSD) mulai digencarkan di Jembrana.
Pada hari pertama vaksinasi massal, Selasa (20/1/2026), sebanyak 160 ekor sapi di Kecamatan Negara dan Melaya berhasil divaksin.
Kabid Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, menyatakan bahwa para peternak menyambut baik program ini.
"Awalnya ada kekhawatiran, namun setelah diberi edukasi, mereka justru sangat mendukung demi mencegah kerugian yang lebih besar," ujarnya.
Vaksinasi tahap awal ini difokuskan pada "zona tertular" dengan target cakupan minimal 50 persen populasi sapi per desa. Saat ini, wilayah prioritas mencakup Kelurahan Baler Bale Agung, Desa Baluk, dan Desa Manistutu.
Meski demikian, stok vaksin saat ini masih terbatas jika dibandingkan dengan total populasi sapi di Jembrana. "Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan menginformasikan kekurangan ini. Kabarnya akan ada tambahan 6.000 dosis vaksin yang segera dikirimkan agar cakupan vaksinasi bisa lebih luas," pungkas Sugiarta.[*]
Editor : Hari Puspita