NEGARA, RadarBali.id– Upaya penanganan penyakit kulit infeksius atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak sapi di Kabupaten Jembrana mulai menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus suspek menurun seiring dengan tingginya angka kesembuhan sapi di beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Mendoyo yang kini dinyatakan negatif LSD.
Kabid Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, menyatakan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan 3.940 dosis vaksin tambahan dari Kementerian Pertanian.
"Kami terus bergerak melakukan vaksinasi di daerah tertular serta pengobatan intensif bagi sapi yang menunjukkan gejala klinis," jelasnya pada Kamis (5/2/2026).
Selain vaksinasi, Sugiarta menekankan pentingnya peran peternak dalam menjaga kebersihan kandang.
Masyarakat diimbau untuk memperketat biosekuriti secara mandiri, seperti rutin menyemprotkan insektisida guna memutus rantai penularan melalui serangga vektor.[*]
Editor : Hari Puspita