Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astungkara, Kasus LSD di Jembrana Menurun, Dinas Pertanian Genjot Vaksinasi dan Biosekuriti

Muhammad Basir • Jumat, 6 Februari 2026 | 08:06 WIB
ilustrasi vaksinasi untuk pencegahan LSD. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi vaksinasi untuk pencegahan LSD. (gambar digital gemini/radar bali)

NEGARA, RadarBali.id– Upaya penanganan penyakit kulit infeksius atau Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak sapi di Kabupaten Jembrana mulai menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus suspek menurun seiring dengan tingginya angka kesembuhan sapi di beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Mendoyo yang kini dinyatakan negatif LSD.

Kabid Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, menyatakan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan 3.940 dosis vaksin tambahan dari Kementerian Pertanian.

"Kami terus bergerak melakukan vaksinasi di daerah tertular serta pengobatan intensif bagi sapi yang menunjukkan gejala klinis," jelasnya pada Kamis (5/2/2026).

Selain vaksinasi, Sugiarta menekankan pentingnya peran peternak dalam menjaga kebersihan kandang.

Masyarakat diimbau untuk memperketat biosekuriti secara mandiri, seperti rutin menyemprotkan insektisida guna memutus rantai penularan melalui serangga vektor.[*]

Editor : Hari Puspita
#wabah menular #vaksinasi #LSD #penyakit sapi