Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Setahun Kembang Ipat Berhasil Capai 20 Program Pro Rakyat Kabupaten Jembrana

Muhammad Basir • Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:53 WIB

Bupati Jembrana Kembang Hartawan dan Wabup Ipat.
Bupati Jembrana Kembang Hartawan dan Wabup Ipat.

NEGARA, radarbali.jawapos.com – Setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati ditandai dengan deret capaian program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Di tengah tekanan efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer pusat, Pemkab Jembrana memilih memperketat belanja, menajamkan prioritas, dan menggerakkan kolaborasi.

Berbagai program layanan dasar menjadi sorotan. Pemkab menghadirkan mobil antar-jemput pasien rawat jalan ke luar daerah serta membuka rumah singgah di Denpasar yang berjarak hanya beberapa menit berjalan kaki dari.

Fasilitas ini dirancang meringankan beban biaya transportasi dan hunian sementara bagi pasien serta keluarga asal .

Dukungan terhadap aktivitas sosial-budaya juga diperkuat. Sebanyak 70 unit kendaraan pikap diserahkan kepada desa adat dan empat unit kepada desa/kelurahan guna menunjang mobilitas kegiatan adat, agama, dan tradisi.

Di sektor pendidikan, Pemkab menggulirkan tes psikologi gratis bagi siswa SMP untuk pemetaan minat dan bakat, sekaligus melakukan rehabilitasi dan revitalisasi sekolah lintas jenjang—mulai TK hingga SMP—melalui kombinasi APBD dan APBN.

Komitmen peningkatan SDM dilanjutkan lewat kenaikan beasiswa mahasiswa berprestasi menjadi Rp4,5 juta per semester dari sebelumnya Rp3 juta.

Beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu tetap berjalan, bahkan diperluas untuk mahasiswa Universitas Terbuka serta kampus yang berlokasi di Jembrana.

Pada penguatan ekonomi lokal, Pemkab menyalurkan dana talangan kepada koperasi kakao dan KUD untuk menjaga stabilitas harga kakao dan gabah di tingkat petani.

Fasilitasi permodalan juga diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan peserta pemagangan luar negeri melalui skema kredit tanpa agunan, tanpa bunga, dan tanpa biaya administrasi.

Dari sisi UMKM, program bedah warung telah merealisasikan 20 unit, disertai penyediaan dua unit food truck sebagai sarana promosi produk lokal serta kemitraan dengan ritel modern agar produk Jembrana menembus pasar yang lebih luas.

Penataan kota turut menjadi perhatian. Penataan PKL di kawasan dilakukan secara humanis dengan relokasi ke lokasi yang lebih representatif.

Program bedah rumah bagi warga kurang mampu juga berlanjut—24 unit rumah reguler dan tiga unit rumah korban bencana dibiayai APBD 2025, ditambah dorongan pendanaan dari APBDes dan CSR.

Di sektor infrastruktur, Pemkab memperbaiki 20 ruas jalan kabupaten sepanjang 31,51 kilometer, tujuh ruas jalan desa sepanjang 4,01 kilometer, serta membangun satu jembatan gantung.

Pertanian dan peternakan diperkuat melalui perbaikan irigasi, bantuan ternak (sapi, babi, kambing, ayam petelur), pakan, hingga kandang. Komoditas unggulan kakao kembali menembus pasar ekspor, diiringi penyaluran hampir 120 ribu bibit kakao dari APBD dan APBN.

Langkah modernisasi tata kelola pendapatan juga ditempuh. Mulai 2026, digitalisasi retribusi parkir diterapkan di berbasis e-money dengan dukungan CSR, demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas PAD.

Sementara itu, untuk mempermudah layanan perizinan, kini didukung tenaga arsitek tersertifikasi guna mempercepat penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Setahun ini bukan perjalanan mudah. Namun kami memilih menjadikan keterbatasan sebagai pijakan untuk melangkah lebih kuat,” tegas Kembang Hartawan.

Pemkab mengakui belum semua janji terwujud sempurna, tetapi deret capaian tersebut menjadi fondasi untuk melanjutkan kerja-kerja prioritas pada tahun-tahun berikutnya. 

 

 

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#Bupati jembrana i Made Kembang Hartawan #setahun kepemimpinan bupati #Wabup Jembrana Ipat