NEGARA, RadarBali.id– Teka-teki penyebab kematian warga negara (WN) Swiss, Piero Guicciardi ,34, yang ditemukan tak bernyawa di sebuah vila di Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, dipastikan tidak akan terungkap secara medis.
Pihak keluarga korban secara tegas menolak tindakan autopsi dan memilih untuk segera melakukan proses kremasi.
Keputusan ini diambil setelah orang tua korban tiba langsung di Jembrana pada Sabtu (28/2/2026). Dalam pertemuan dengan aparat kepolisian, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian Piero dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, mengonfirmasi bahwa dengan adanya penolakan autopsi tersebut, penyelidikan medis terhadap jenazah otomatis dihentikan.
"Keluarga sudah datang ke Jembrana dan mereka tidak menghendaki adanya pemeriksaan lanjutan (autopsi). Mereka sudah menerima kematian korban," jelas AKBP Kadek Citra, Senin (2/3/2026).
Saat ini, pihak kepolisian tengah menyiapkan tahapan pemulasaraan sesuai permintaan keluarga. Rencananya, jenazah Piero akan dievakuasi dari RSU Negara menuju Denpasar untuk proses kremasi setelah koordinasi dengan pihak Konsulat Swiss rampung.
Kronologi Penemuan
Sebagai informasi, Piero ditemukan meninggal dunia di kamar vilanya pada Minggu (22/2/2026) malam lalu. Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan pemilik vila, I Kadek Rondi Gunawan, karena korban tak kunjung merespons ketukan pintu sejak pukul 19.30 Wita.
Karena pintu terkunci dari dalam, saksi terpaksa masuk melalui pintu belakang menggunakan tangga. Saat ditemukan, lampu kamar dalam keadaan padam dan korban berada di atas tempat tidur dalam posisi terlentang di bawah selimut.
Meski kondisi jenazah sudah kaku saat dievakuasi, hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Jembrana dan tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Dengan keputusan keluarga ini, jenazah yang sebelumnya dititipkan di RSU Negara akan segera memasuki proses akhir pemulangan atau kremasi.[*]
Editor : Hari Puspita