Nasib Tragis Pasar Manuver Gilimanuk: Rampung 2019, Kini Jadi Proyek Mangkrak dan Tempat Jemuran

Muhammad Basir • Dipublikasikan Kamis, 26 Maret 2026 | 10:20 WIB

TAK SESUAI TARGET DAN HARAPAN : Kondisi Pasar Manuver Gilimanuk tidak terawat sejak dibuat. (foto: M.Basir)
TAK SESUAI TARGET DAN HARAPAN : Kondisi Pasar Manuver Gilimanuk tidak terawat sejak dibuat. (foto: M.Basir)

 

GILIMANUK,  RadarBali.id– Alih-alih menjadi pusat ekonomi di pintu keluar Bali, Pasar Manuver Gilimanuk justru berakhir memprihatinkan.

 Bangunan yang rampung sejak 2019 menggunakan dana pemerintah pusat ini kini nyaris tanpa aktivitas pedagang dan mulai mengalami kerusakan di berbagai sisi.

Meski lokasinya sangat strategis—berdampingan dengan Terminal Manuver dan jalur utama Pelabuhan Gilimanuk—pasar ini gagal total menjalankan peran ekonominya.

Salah Konsep Sejak Awal

Penolakan dari pedagang ternyata sudah muncul sejak tahap perencanaan. Struktur los yang dibangun permanen dengan beton dianggap kaku dan tidak sesuai dengan kebutuhan praktis para pedagang pasar.

Pemerintah Masih "Bingung" Pemanfaatan

Ironisnya, hingga saat ini belum ada solusi konkret untuk menyelamatkan aset negara tersebut. Pemerintah Kabupaten Jembrana belum memiliki rencana pasti apakah bangunan ini akan direvitalisasi, ditata ulang, atau dialihfungsikan.

"Belum ada rencana mau dibuat apa ke depan," ujar Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Jembrana, I Ketut Antara.

Tanpa langkah tegas, bangunan yang menelan anggaran besar ini terancam hanya akan menjadi "proyek monumen" yang tidak memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat setempat.[*]

Editor : Hari Puspita
jembrana bangunan rusak proyek mangkrak Pasar Manuver Gilimanuk