ASDP Kelar Urai Kepadatan Macet Horor, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Kembali Normal dan Lengang

Muhammad Basir • Dipublikasikan Minggu, 5 April 2026 | 19:01 WIB
KEMBALI LENGANG DAN NORMAL: Suasana di Pelabuhan Gilimanuk sudah mulai normal, terpantau lebih sepi dari beberapa sebelumnya. (M.Basir/Radar Bali)
KEMBALI LENGANG DAN NORMAL: Suasana di Pelabuhan Gilimanuk sudah mulai normal, terpantau lebih sepi dari beberapa sebelumnya. (M.Basir/Radar Bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Arus lalu lintas penyeberangan di Selatbasir Bali akhirnya kembali bernapas lega. Antrean panjang kendaraan yang sempat mengular sepekan pasca-arus balik Lebaran kini sudah tidak terlihat lagi di dua pelabuhan utama, baik Gilimanuk maupun Ketapang.

Baca Juga: NONSTOP! Arus Balik ke Bali Meningkat, Pemeriksaan KTP di Gilimanuk Diperketat 24 Jam

Normalnya situasi ini tidak lepas dari berbagai langkah taktis yang diambil oleh PT ASDP Indonesia Ferry. Mulai dari percepatan layanan, pengerahan kapal bantuan, hingga penerapan pola ketat sandar-tiba-bongkar-berangkat.

Baca Juga: GANTIAN MACET HOROR DI KETAPANG : Masih 10 Ribu Kendaraan Belum Seberangi Selat Bali, ASDP Patok Bongkar Muat 35 Menit

"Hasilnya, antrean panjang yang sempat terjadi perlahan terurai," ungkap Manajer Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian.

Keberhasilan mengurai kemacetan ini juga terlihat dari penurunan drastis volume kendaraan. Berdasarkan data produksi selama 24 jam pada Sabtu (4/4), tercatat 9.947 unit kendaraan masuk ke Bali melalui Gilimanuk. Sebaliknya, kendaraan yang keluar Bali tercatat hanya sebanyak 4.083 unit. Angka ini jauh menurun dibandingkan puncak arus balik lalu.

Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menegaskan bahwa operasional saat ini sudah berjalan kondusif. Kendati demikian, pengguna jasa tetap diimbau mematuhi aturan demi menjaga kelancaran yang sudah tercipta.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
arus balik selat bali penyeberangan macet horor pelabuhan gilimanuk