NEGARA, RadarBali.id– Kondisi wilayah terdampak banjir di Kabupaten Jembrana mulai kembali normal. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana memastikan seluruh akses jalan yang sebelumnya licin tertutup lumpur kini sudah aman dilalui oleh masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Antara Putra, menyebutkan bahwa fokus saat ini beralih pada pembersihan sedimentasi di alur sungai untuk mencegah banjir susulan.
Baca Juga: Usai Bencana Banjir dan Longsor Jembrana Berbenah, BPBD Fokus Bersihkan Endapan Lumpur
"Secara materiil kerugian tidak signifikan, di bawah Rp 10 juta, karena dampak utama hanya berupa endapan lumpur," jelasnya.
Bersamaan dengan pemulihan infrastruktur, jajaran Polres Jembrana melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menggelar bakti kesehatan gratis di Kelurahan Tegalcangkring, Rabu (8/4/2026).
Sebanyak 29 warga mendapatkan pemeriksaan medis secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah keluhan kesehatan seperti hipertensi, nyeri otot (myalgia), hingga kutu air (tinea pedis) akibat sisa banjir. Selain pengobatan, warga juga diberikan vitamin tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh pascabencana.[*]
Editor : Hari Puspita