Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

MACET HOROR JANGAN TERULANG! Antrean 40 KM Jadi Evaluasi, Rencana Pengembangan Pelabuhan Gilimanuk Masuk Tahap Studi Kelayakan

Muhammad Basir • Jumat, 10 April 2026 | 08:44 WIB
LANGGANAN MACET SAAT MUSIM LIBURAN: Pelabuhan Gilimanuk pada saat atau mudik terjadi kemacetan (M. Basir/Radar Bali)
LANGGANAN MACET SAAT MUSIM LIBURAN: Pelabuhan Gilimanuk pada saat atau mudik terjadi kemacetan (M. Basir/Radar Bali)

JEMBRANA, RadarBali.id – Trauma kemacetan ekstrem pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 menjadi pemantik kuat bagi PT ASDP Indonesia Ferry untuk segera melakukan pengembangan Pelabuhan Gilimanuk.

Pasalnya, volume kendaraan yang terus melonjak sempat memicu antrean mengular hingga 40 kilometer di lintasan Selat Bali tersebut.

Baca Juga: Sempat Krodit Gegara Banyak Kapal Tak Laik Beroperasi, Antrean Pelabuhan Gilimanuk akhirnya Terurai

Rencana strategis ini sejatinya telah ditinjau langsung oleh Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, pada akhir tahun lalu.

Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, mengonfirmasi bahwa saat ini rencana pengembangan pelabuhan di ujung barat Pulau Bali tersebut masih berada dalam tahap Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan.

Baca Juga: GANTIAN MACET HOROR DI KETAPANG : Masih 10 Ribu Kendaraan Belum Seberangi Selat Bali, ASDP Patok Bongkar Muat 35 Menit

"Kami masih dalam tahap evaluasi dari pusat. Fokus utama kami adalah memastikan pengembangan ini benar-benar efektif mengurai kepadatan operasional di masa depan," ujar Didi.

Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan lahan milik ASDP. Salah satu opsi yang mengemuka adalah pemanfaatan lahan Terminal Manuver Gilimanuk yang merupakan aset pemerintah daerah. "Mengenai perluasan lahan, semuanya masih dalam kajian mendalam," tambahnya. Tanpa adanya peningkatan kapasitas segera, dikhawatirkan horor kemacetan serupa akan terus menghantui lintasan Gilimanuk–Ketapang setiap musim puncak tiba.[*]

Editor : Hari Puspita
#pelabuhan giilimanuk #asdp #jembrana #penyeberangan #macet horor