Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Perang Melawan Rabies: Jembrana Gencarkan Vaksinasi di Zona Merah

Muhammad Basir • Selasa, 14 April 2026 | 07:23 WIB
SUNTIK KELILING : Vaksinasi rabies di Desa Pohsanten. (foto: M.Basir/Radar Bali)
SUNTIK KELILING : Vaksinasi rabies di Desa Pohsanten. (foto: M.Basir/Radar Bali)

RadarBali.id – Ancaman rabies masih membayangi Kabupaten Jembrana. Memasuki bulan April 2026, tercatat sudah ada 22 kasus yang terdeteksi.

Merespons situasi ini, otoritas kesehatan hewan setempat langsung bergerak cepat dengan strategi jemput bola di wilayah-wilayah "Zona Merah".

Baca Juga: Jembrana Waspada! Kasus Rabies Awal 2026 Melonjak, Kecamatan Mendoyo Jadi Zona Merah

Kecamatan Mendoyo, yang mencatatkan kasus tertinggi, menjadi fokus utama. Tim dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Jembrana telah memulai vaksinasi massal di Desa Pohsanten. Hasilnya cukup signifikan, sebanyak 734 ekor anjing dan kucing berhasil divaksin dalam waktu singkat.

"Kami ingin memutus rantai penularan ini secepat mungkin, terutama di wilayah dengan status zona merah," tegas I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, Kabid Keswan-Kesmavet Jembrana.

Tak hanya di Mendoyo, tim reguler juga menyisir wilayah barat hingga ke Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya. Di sana, ratusan hewan penular rabies (HPR) milik warga telah mendapatkan proteksi. Sugiarta mengingatkan bahwa keberhasilan program ini ada di tangan masyarakat. Ia meminta warga untuk tidak melepasliarkan anjing mereka dan memanfaatkan layanan vaksinasi gratis ini demi keamanan bersama.[*]

Editor : Hari Puspita
#zona merah #vaksinasi #Mendoyo #jembrana #rabies