NEGARA, Radar Bali.id – Kabar gembira bagi pengguna jalan di jalur tengkorak Denpasar–Gilimanuk. Perbaikan Jembatan Tukad Sanghyang Gede di Kilometer 109, Desa Candikusuma, Melaya, yang semula diperkirakan memakan waktu satu minggu, kini menunjukkan progres yang sangat positif.
Proyek perbaikan jembatan berusia 50 tahun ini berpeluang selesai lebih awal dari jadwal semula yang ditetapkan sejak 24 April lalu.
Update Terkini di Lapangan:
- Kondisi Beton: Saat ini petugas sedang menunggu umur beton mencapai titik maksimal.
- Tahap Akhir: Dalam 2–3 hari ke depan, bagian atas lantai jembatan akan langsung diaspal.
- Status Lalu Lintas: Masih diberlakukan sistem buka-tutup, yang menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang dari kedua arah (Denpasar dan Gilimanuk).
I Made Mardita, PPK 1.2 Provinsi Bali (Satker PJN Wilayah I Bali), mengonfirmasi bahwa sebagian pengaspalan sudah mulai dicicil. "Perbaikan lebih cepat dari rencana, sehingga bisa segera digunakan lagi secara normal tanpa sistem buka-tutup," jelasnya, Senin (27/4/2026).
Sebagai informasi, jembatan ini mendapat penanganan khusus pada struktur plat lantai karena kondisinya yang sudah aus dimakan usia. Pengendara diimbau untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di lokasi selama sisa waktu pengerjaan demi keselamatan bersama.[*]
Editor : Hari Puspita