NEGARA, Radar Bali.id – Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan terobosan dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II B).
Sebanyak tujuh posisi strategis yang basirsaat ini kosong akan segera diisi bukan lagi melalui seleksi terbuka konvensional, melainkan melalui merit sistem dengan pendekatan manajemen talenta.
Tujuh jabatan lowong tersebut mencakup posisi krusial, mulai dari Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pertanian, hingga Kepala BKPSDM.
Baca Juga: Karena Uang Tunjangan Kecil, di Tabanan Puluhan Jabatan Kepala Sekolah Lowong Tanpa Peminat
Plt. Kepala BKPSDM Jembrana, I Putu Gde Oka Santhika, menjelaskan bahwa sistem ini mengedepankan kompetensi dan kinerja nyata sebagai indikator utama.
"Kami menggunakan aplikasi Sistem Manajemen Talenta (Simata) milik BKN. ASN akan dipetakan ke dalam sembilan kotak berdasarkan kinerja dan potensi. Pengisian jabatan hanya akan diambil dari mereka yang berada di kotak 7, 8, dan 9," jelas Oka Santhika, Rabu (29/4/2026).
Metode ini diklaim lebih adil dan transparan karena menutup ruang bagi praktik KKN atau kedekatan personal. Saat ini, Pemkab Jembrana tengah menunggu rekomendasi pusat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum mengeksekusi rencana suksesi tersebut. "Tujuannya jelas, menciptakan birokrasi yang profesional, unggul, dan berintegritas tinggi," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita