Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bronjong Mandiri Hancur, Warga Pebuahan Tagih Kelanjutan Proyek Cegah Keganasan Abrasi

Muhammad Basir • Senin, 11 Mei 2026 | 06:22 WIB
DIHAJAR OMBAK : Bronjong di pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, kembali kandas diterjang abrasi. (M.Basir/Radar Bali)
DIHAJAR OMBAK : Bronjong di pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, kembali kandas diterjang abrasi. (M.Basir/Radar Bali)

JEMBRANA, Radar Bali.id – Perjuangan warga pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, untuk melindungi lahan mereka dari amukan ombak kembali menemui jalan buntu.

Senderan pengaman pantai berupa batu bronjong yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat di kawasan Penuaan, kini luluh lantak diterjang gelombang tinggi.

Baca Juga: Di Bawah Ancaman Abrasi Berisiko Tinggi, Warga Pebuahan Harus Bersabar, Lanjutan Proyek Senderan Pantai Diprediksi 2027, Bukan 2026

Hancurnya bronjong darurat tersebut membuat abrasi kian tak terkendali. Daratan terus terkikis hingga mendekati akses jalan dan pemukiman warga. Kondisi ini memicu kecemasan mendalam bagi penduduk setempat yang merasa "berkejaran" dengan waktu.

Berdasarkan data di lapangan, dari total dua kilometer garis pantai yang terdampak abrasi parah, baru sekitar 780 meter yang telah ditangani oleh pemerintah melalui pembangunan infrastruktur permanen pada tahun 2024 lalu. Sisanya, sepanjang lebih dari satu kilometer, masih dalam kondisi kritis dan rawan tergerus.

"Harapan kami pembangunan (pengaman pantai) bisa segera dilanjutkan," ungkap Tari, salah seorang warga terdampak.

Masyarakat menilai penanganan yang dilakukan saat ini belum menyeluruh, sehingga ancaman kerusakan infrastruktur jalan dan rumah warga tetap tinggi. Mereka mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan keberlanjutan proyek pengaman pantai secara merata demi menyelamatkan sisa lahan dan aset yang ada di pesisir Pebuahan.[*]

Editor : Hari Puspita
#batu bronjong #pantai pebuahan #abrasi #kerusakan pantai #jembrana