Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Libur Panjang dan Cuaca Buruk Kepung Selat Bali, ASDP Datangkan KMP Rodhita untuk Amankan Angkutan Logistik

Muhammad Basir • Selasa, 26 Mei 2026 | 07:36 WIB
MENGULAR LAGI : Antrean kendaraan yang akan keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk. (foto: M.Basir/Radar Bali)
SIAP MENGULAR LAGI : Antrean kendaraan yang akan keluar Bali di Pelabuhan Gilimanuk. (foto: M.Basir/Radar Bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Menjelang libur Idul Adha yang beriringan dengan long weekend Hari Lahir Pancasila, arus penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk mengalami peningkatan drastis.

Baca Juga: Pemeriksaan Diperketat di Gilimanuk, Terungkap Upaya Selundupkan Cacing Laut hingga Kucing Persia Tanpa Dokumen

Kepadatan didominasi oleh kendaraan logistik, mobil pribadi, dan sepeda motor. Pada saat yang sama, cuaca di Selat Bali berubah cepat dalam beberapa hari terakhir hingga sempat mengganggu aktivitas pelayaran.

Operator penyeberangan bahkan sempat melakukan penyesuaian operasional akibat kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi manuver kapal saat sandar serta proses bongkar muat.

Dampaknya, antrean kendaraan sempat mengular di sejumlah titik di sekitar pelabuhan. Namun, langkah penanganan cepat langsung dilakukan agar arus kendaraan tetap bergerak.

Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian mengatakan, seluruh prosedur operasional dijalankan dengan lebih hati-hati demi menjaga keselamatan penumpang dan awak kapal.

”Kami pastikan antrean tetap bergerak dengan pengaturan yang terukur,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Kamis 21/5/2026 hingga Minggu 24/5/2026 pukul 18.00 Wita, lintasan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk telah melayani 14.936 unit kendaraan yang didominasi truk logistik, serta 51.465 orang penumpang. Sementara dari arah sebaliknya, yakni Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, tercatat 20.392 unit kendaraan dan 67.546 orang penumpang berhasil diseberangkan.

General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko Kurniansjah menegaskan bahwa kelancaran distribusi kendaraan menjadi fokus utama seluruh petugas di lapangan.

”Antrean tidak boleh stagnan. Seluruh pola pengaturan kendaraan kami koordinasikan agar kepadatan tetap terkendali,” tegasnya.

Hingga Minggu 24/5/2026 siang, kondisi di lapangan dilaporkan berangsur membaik dan antrean di Pelabuhan Ketapang telah terurai. Jalur utara dari arah Situbondo yang sebelumnya sempat mengular hingga kawasan Grand Watu Dodol kini kembali normal, dengan kendaraan logistik yang tertampung rapi di kantong parkir Bulusan.

Menghadapi libur panjang Idul Adha ini, pihak ASDP juga telah melakukan evaluasi menyeluruh pasca-insiden dua kapal kandas di lintasan tersebut beberapa hari lalu. Penguatan prosedur keselamatan, pengaturan pola operasi kapal, hingga kesiapsiagaan petugas terus ditingkatkan bersama regulator dan pemangku kepentingan terkait.

Selain mengoptimalkan kantong parkir Bulusan yang mampu menampung hingga 400 unit truk logistik, ASDP juga menyiagakan personel bantuan (BKO) di sejumlah titik krusial. Untuk memperkuat layanan, ASDP mendatangkan armada perbantuan KMP Rodhita dari lintasan Lembar–Padangbai. Kapal berkapasitas 1.236 GT ini mampu mengangkut hingga 58 kendaraan kecil atau sekitar 30 kendaraan campuran.

Langkah taktis tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penyeberangan menuju dan dari Pulau Bali selama periode libur panjang, sekaligus memastikan distribusi logistik ke Bali tetap aman dan terkendali.[*]

Editor : Hari Puspita
#selat bali #idul adha #penyeberangan #libur panjang #pelabuhan gilimanuk