Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jalur Logistik Mengular, Truk Raksasa Dominasi Antrean di Pelabuhan Gilimanuk Saat Idul Adha, Diwarnai Aksi Terobos

Muhammad Basir • Kamis, 28 Mei 2026 | 08:43 WIB
MENGANTRE : Kawasan pintu keluar di Pelabuhan Gilimanuk Rabu (27/5/2026) terpantau padat merayap. (M.Basir/Radar Bali)
MENGANTRE : Kawasan pintu keluar di Pelabuhan Gilimanuk Rabu (27/5/2026) terpantau padat merayap. (M.Basir/Radar Bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berimbas pada melonaknya volume kendaraan di pintu keluar Pulau Dewata. Situasi arus lalu lintas di seputaran Pelabuhan Gilimanuk pada Rabu (27/5/2026) terpantau padat merayap.

Ribuan armada angkutan, didominasi truk logistik, terpaksa gigit jari mengantre berjam-jam untuk bisa menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga: Pemeriksaan Diperketat di Gilimanuk, Terungkap Upaya Selundupkan Cacing Laut hingga Kucing Persia Tanpa Dokumen

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan mengular cukup panjang di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk sejak pagi buta hingga siang hari.

Baca Juga: Tersembunyi di Bagasi Bus Menuju Jawa, Penyelundupan 32 Anakan Burung Digagalkan di Gilimanuk

Ekor antrean tampak memanjang dari dalam area pelabuhan hingga meluber beberapa ratus meter ke luar terminal utama, khususnya pada lajur khusus menuju dermaga penyeberangan.

"Kendaraan yang mau keluar Bali cukup padat sampai siang ini. Antrean didominasi kendaraan barang, mulai dari truk engkel, truk sedang, hingga truk besar yang mengangkut logistik," beber seorang petugas di area Pelabuhan Gilimanuk.

Pemandangan berbeda terlihat pada lajur kendaraan roda dua. Meski secara kuantitas jumlah sepeda motor sangat banyak, pergerakan para pemudik motor relatif lancar jaya tanpa mengalami antrean yang menjemukan seperti kendaraan barang.

Guna mencegah kemacetan total yang mengunci urat nadi jalan nasional, aparat kepolisian bersama instansi terkait langsung tancap gas melakukan rekayasa lalu lintas. Sejumlah traffic officer ditempatkan di titik-titik krusial untuk memisahkan jalur kendaraan barang dengan kendaraan penumpang. Sementara itu, pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang memastikan seluruh armada kapal feri dioptimalkan beroperasi penuh walau lonjakan volume kendaraan di momen libur Idul Adha ini membuat antrean tetap tak terhindarkan.

Di sisi lain, lonjakan antrean ini sempat memicu aksi nekat dari sejumlah pengemudi kendaraan kecil (mobil pribadi). Mereka kedapatan mencoba menerobos gang 1 di tengah pemukiman padat warga Kelurahan Gilimanuk demi menghindari kemacetan di jalan nasional.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, menegaskan bahwa situasi jalur tikus tersebut langsung dievaluasi dan disterilkan pada Rabu siang. Beruntung, armada besar seperti bus dan truk tidak berani ikut-ikutan masuk gang karena sudah diikat komitmen bersama.

”Sekarang sudah berhasil terurai, tidak ada lagi kendaraan yang nekat masuk gang permukiman warga. Untuk bus dan truk besar, mereka tetap tertib di jalan nasional. Pengurus otobus (PO) sudah memegang kesepakatan beberapa bulan lalu setelah arus mudik Idul Fitri yang sempat krodit, jadi mereka tidak akan berani masuk gang lagi,” tegas Cok Tony. [*]

Editor : Hari Puspita
#angkutan logistik #antrean #jembrana #libur idul adha #pelabuhan gilimanuk