NEGARA, Radar Bali.id - Pergerakan arus balik libur panjang di lintasan penyeberangan Selat Bali mulai menunjukkan tren penurunan.
Meski puluhan ribu orang tercatat masih memadati jalur keluar-masuk Bali melalui lintasan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk, data terbaru menunjukkan pergerakan penumpang yang masuk ke Pulau Dewata jauh lebih mendominasi.
Berdasarkan pantauan langsung di Pelabuhan Gilimanuk pada hari terakhir libur panjang, situasi di lapangan sudah jauh lebih lengang dibandingkan sehari sebelumnya, Minggu (31/5/2026).
Jika pada akhir pekan lalu antrean kendaraan yang hendak keluar Bali sempat mengular hingga ke jalur nasional, kini area dalam pelabuhan terpantau relatif sepi dan arus kendaraan mengalir lancar.
Baca Juga: Libur Panjang Tinggal Sehari, Kendaraan Mengular Lagi di Gilimanuk, ASDP Tambah Armada KMP Rodhita
Manager Humas ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian mengatakan, sesuai dengan prediksi awal, puncak arus balik memang telah terjadi pada Minggu dan Senin, seiring dengan berakhirnya masa libur panjang masyarakat.
Berdasarkan data resmi dari Posko Ketapang selama 24 jam pada periode 31/5/2026 pukul 00.00–23.59 WIB (H+4), tercatat ada sebanyak 195 trip kapal yang dikerahkan untuk beroperasi melayani rute dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.
Total penumpang yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Bali pada H+4 tersebut menembus angka 29.035 orang. Sementara untuk sektor kendaraan, tercatat ada 4.613 unit roda dua, 2.485 unit roda empat, 1.939 unit truk, dan 290 unit bus. Jika ditotal, jumlah kendaraan dari Jawa yang masuk ke Bali pada H+4 mencapai 9.327 unit.
Jika melihat akumulasi data sejak H-5 hingga H+4, total penumpang dari Jawa yang masuk ke Bali telah mencapai 203.013 orang dengan total muatan kendaraan sebanyak 60.036 unit. ”Pengguna jasa yang masuk Bali melalui Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk memang tercatat lebih tinggi,” ungkap Bintang Felfian.
Kondisi sebaliknya terlihat dari data Posko Gilimanuk. Pada periode yang sama (H+4), tercatat ada 193 trip kapal yang beroperasi dari Bali menuju Jawa dengan total manifest penumpang mencapai 24.014 orang.
Untuk kendaraan yang keluar Bali menuju Jawa, terdiri dari 2.012 unit roda dua, 2.165 unit roda empat, 1.535 unit truk, dan 377 unit bus, dengan total keseluruhan kendaraan mencapai 6.089 unit. Secara akumulatif dari H-5 hingga H+4, jumlah penumpang yang keluar Bali mencapai 235.673 orang dengan total 74.403 unit kendaraan.
Meskipun volume kendaraan fluktuatif, pihak ASDP memastikan seluruh layanan penyeberangan di Selat Bali tetap berjalan optimal, aman, dan kondusif. Pengguna jasa juga diimbau untuk selalu mematuhi regulasi serta mengikuti instruksi petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan. [*]
Editor : Hari Puspita