NEGARA, Radar Bali.id – Kepadatan kendaraan masih terjadi di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang, Minggu (7/6/2026). Kepadatan kendaraan yang akan menyeberang ini terjadi sejak dua hari terakhir.
Antrean kendaraan, khususnya angkutan logistik dan barang yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa, terpantau mengular hingga sekitar 500 meter di luar area pelabuhan.
Kepadatan didominasi kendaraan logistik yang masuk ke dalam areal pelabuhan. Kemarin ini masih terpantau kepadatan kendaraan, terutama di dalam pelabuhan. "Antrean di luar mencapai kurang lebih 500 meter,” ujar salah satu petugas.
Menurutnya, ada sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab kondisi tersebut. Di antaranya pemberlakuan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Gilimanuk sebagai upaya mengurai kepadatan di Pelabuhan Ketapang.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Yuli Prasetyo mengatakan, kepadatan antrean kendaraan karena penerapan SPB Online turut memengaruhi penyesuaian jadwal operasional kapal serta pola keberangkatan kendaraan.
”Volume kendaraan penyeberangan juga meningkat, khususnya kendaraan logistik dan angkutan barang. Di sisi lain, terjadi akumulasi kendaraan pada jam-jam tertentu yang tidak sebanding dengan kapasitas pelayanan penyeberangan,” jelasnya.
Kepadatan ini berdampak pada meningkatnya waktu tunggu pengguna jasa penyeberangan. Tak hanya itu, kelancaran distribusi logistik turut terganggu dan berpotensi menimbulkan gesekan antar pengguna jasa akibat panjangnya antrean, ketidakpatuhan terhadap tata tertib, hingga kejenuhan pengemudi.
Meski demikian, Yuli memastikan situasi keamanan dan ketertiban di sekitar pelabuhan masih terjaga. ”Sampai saat ini kondisi tetap aman dan kondusif. Petugas terus melakukan pengaturan arus lalu lintas, pemantauan antrean, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga kelancaran operasional penyeberangan,” tegasnya. [*]
Editor : Hari Puspita