Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cuaca Buruk di Selat Bali, Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga Dua Kilometer

Muhammad Basir • Jumat, 26 Juni 2026 | 01:37 WIB
KRODIT LAGI: Situasi antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk. ( Foto M. Basir/Radar Bali)
KRODIT LAGI: Situasi antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk. ( Foto M. Basir/Radar Bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Kendaraan yang hendak menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk terpaksa harus terjebak kemacetan panjang di Jalur Utama Denpasar - Gilimanuk sejak Rabu (24/6/2026) malam.

Baca Juga: Gelombang Tinggi dan Libur Sekolah, Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Macet Horor

Antrean kendaraan dilaporkan sempat mengular hingga mencapai lebih dari dua kilometer dari area Pelabuhan Gilimanuk.

Bahkan, antrean kendaraan kecil terpaksa dialihkan dengan menggunakan gang-gang di tengah pemukiman warga Kelurahan Gilimanuk. Penggunaan jalur pemukiman seperti momen arus mudik lebaran ini dilakukan guna memecah kepadatan di jalan nasional.

Baca Juga: Akhir Pekan Jalur Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Sempat Mengular, ASDP Sebut Masih Batas Wajar

”Antrean kendaraan sudah menggunakan gang mulai tadi malam,” ujar Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma pada Kamis (25/6/2026).

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Gusti Kade Alit Murdiasa menjelaskan bahwa pada Rabu (24/6/2026) malam, ekor antrean kendaraan bahkan sudah mendekati kawasan Hutan Cekik, tepatnya di dekat jembatan timbang. Untuk mengantisipasi kemacetan total, pihaknya langsung menerapkan skema rekayasa lalu lintas.

Menurut Kompol Alit Murdiasa, biang keladi dari kemacetan panjang ini adalah cuaca buruk yang melanda Selat Bali, sehingga mengganggu proses bongkar muat kapal. Pelabuhan Ketapang dihantam gelombang tinggi, yang diperparah dengan tingginya volume kendaraan yang datang. Untuk mengatasinya, otoritas pelabuhan kini memberlakukan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB).

Sementara itu, Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian membenarkan bahwa arus kuat di Selat Bali membuat kapal, khususnya jenis LCM, mengalami kesulitan besar untuk bersandar di dermaga. Pihaknya kini terus memaksimalkan operasional kapal dengan berbagai pola agar antrean bisa segera terurai.[*]

Editor : Hari Puspita
#pelabuhan gilimanuk jembrana #pelabuhan ketapang banyuwangi #selat bali #penyeberangan #macet