NEGARA, Radar Bali.id– Bencana kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kabupaten Jembrana. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Si Jago Merah mengamuk di tiga titik lokasi berbeda dan melahap puluhan are lahan warga.
Baca Juga: Masih Terus Terjadi, Kebakaran Lahan di Jembrana Damkar Dikerahkan ke Pekutatan
Kasi Pemadam dan Penyelamatan (Damkarmat) Jembrana, Kade Bagus Darmawan mengungkapkan, insiden pertama terjadi di Banjar Tibukeleneng, Desa Perancak, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 19.12 Wita.
Lahan seluas 50 are milik I Made Oka Ariyadhi, 69, ludes terbakar. Empat armada Damkarmat dikerahkan dan menyemprotkan 16.500 liter air hingga api padam total pukul 20.40 Wita.
Belum genap sehari, kebakaran susulan melanda Banjar Baluk I, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Jumat (28/8/2026). Lahan seluas lima are yang dipenuhi semak belukar, pohon pisang, dan pohon mangga hangus dilalap api. Petugas yang tiba dalam lima menit berhasil menjinakkan kobaran api dalam durasi 20 menit.
Di hari yang sama, Jumat (28/8/2026), kebun milik Ni Luh Widari, 51, di Banjar Sekar Pancasari, Desa Mendoyo Dauhtukad juga terbakar. Tiga armada dikerahkan ke lokasi dan mampu memadamkan api yang membakar semak belukar serta pohon kelapa dalam waktu 15 menit.
”Tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Untuk penyebab pasti kebakaran di tiga titik tersebut masih dalam penyelidikan,” terang Darmawan.
Rentetan peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat. Mengingat kondisi vegetasi lahan terbuka yang mulai mengering, warga diimbau tidak sembarangan membakar sampah atau melakukan aktivitas yang memicu percikan api. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali