Tim SAR Terkendala Gelombang Tinggi, Keberadaan Turis Polandia Hilang Masih Misterius

Muhammad Basir • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:06 WIB
BELUM DITEMUKAN: Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban. (foto:Tim SAR Jembrana)
BELUM DITEMUKAN: Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban. (foto:Tim SAR Jembrana)

NEGARA, RadarBali.id– Upaya pencarian warga negara (WN) Polandia, Marcin David Ryzycki, yang hilang saat berenang di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, kembali terkendala kondisi laut.

Baca Juga: Berenang Malam Hari di Pantai Tembles, WN Polandia Hilang Terseret Arus

Memasuki hari kedua pencarian hingga dihentikan sementara pada Selasa sore, 1 September 2026, keberadaan turis asing tersebut masih misterius.

Penyisiran pada Selasa siang difokuskan di sepanjang pesisir Pantai Tembles. Namun, Tim SAR gabungan belum bisa menembus area tengah laut lantaran air mulai pasang disertai gelombang tinggi. Pencarian juga menggunakan drone untuk menyusuri pesisir pantai hingga area tengah laut yang masih terjangkau.

Baca Juga: Enam Hari Penyisiran Masih Nihil, Tim SAR Memasuki Hari Terakhir Pencarian Nelayan Medewi yang Hilang di Laut

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana Dewa Gede Hendri Gunawan mengatakan, kondisi perairan pada pagi hari sebenarnya masih memungkinkan petugas melakukan pencarian menggunakan rubber boat. ”Kalau pagi masih normal, bisa sampai tengah laut,” ujarnya, Selasa, 1 September 2026.

Pada pencarian pagi, rubber boat dikerahkan dari titik lokasi korban diduga hilang. Petugas menyisir perairan ke arah barat hingga Pantai Delod Berawah. Namun, hingga sore hari pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Selain penyisiran laut, tim SAR gabungan juga menyisir kawasan daratan menyusuri bibir pantai hingga dua kilometer ke arah timur dengan hasil yang masih nihil.

Dewa Hendri menegaskan, faktor keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam operasi pencarian. Tim masih memantau pergerakan pasang surut dan kondisi gelombang sebelum kembali menurunkan armada. ”Keselamatan personel tetap menjadi pertimbangan. Kami masih memantau kondisi laut untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” jelasnya.

Tim juga menggandeng nelayan dan masyarakat sekitar untuk menggali informasi. Warga yang menemukan tanda-tanda diminta segera melapor kepada petugas.

Diketahui, korban dilaporkan hilang setelah berenang di Pantai Tembles pada Minggu, 30 Agustus 2026 malam. Sebelum kejadian, korban datang ke lokasi yoga Time Less di pinggir Pantai Tembles bersama rekannya, TN, WN Jepang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Sekitar pukul 19.00 Wita, korban melepas pakaiannya dan nekat berenang di pantai, sementara rekannya menunggu di area tempat yoga. Namun, hingga pukul 21.00 Wita, korban tak kunjung kembali. Pengelola tempat yoga yang berupaya mencari hingga pukul 21.30 Wita tidak membuahkan hasil, lalu berkoordinasi dengan Kelian Adat Banjar Yehbuah dan Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan untuk mengerahkan tim SAR gabungan. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
Turis Polandia pencarian orang hilang mendoyo jembrana ombak besar tim sar gabungan