PAMEDEK terus berdatangan untuk melangsungkan persembahyangan di Pura Agung Besakih selama karya IBTK 2023 berlangsung. Namun ada pemandangan berbeda yang dilakukan panitia untuk menjaga kebersihan Pura Agung Besakih setelah dilakukan penataan.
Biasanya, sampah atau kebersihan selalu menjadi masalah selama pelaksanaan IBTK, namun kali ini, ada aturan khusus bagi pamedek.
Salah satunya, pemedek dilarang membawa tas kresek. Ada petugas yang akan memeriksan di Pintu Masuk Candi Bentar. Kalau pamedek yang ditemukan membawa tas kresek akan diambil. “Ini sebagai langkah untuk kebersihan Pura Agung Besakih. Sekaligus mendukung program pemerintah juga,” kata Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha Sabtu (8/4/2023).
Para petugas ini disiagakan untuk mengontrol pemedek yang membawa tas kresek. Kondisi ini pun cukup efektif untuk mengurangi keberadaan sampah selama karya IBTK berlangsung. “Sampah dan parkir ini biasanya menjadi masalah dari tahun ke tahun pelaksanaan IBTK. Tapi tahun ini tidak,” katanya.
Terlebih, pemedek juga diwajibkan untuk membawa kantung sampah sendiri untuk menampung sampah selama berada di Pura Agung Besakih. “Artinya untuk kebersihan benar-benar diperhatikan,” paparnya.
Selain pemedek, pedagang juga diwajibkan menyediakan tempat sampah di masing-masing kios. Mereka juga dilarang keras berjualan di tepi jalan agar sampah tidak berserakan. “Pedagang dan pemedek dilarang keras menyediakan dan membawa tas kresek, pipet plastik serta bahan yang terbuat dari plastik lainnya selama berada di kawasan suci Pura Agung Besakih," tandasnya. [zulfika rahman/radar bali]
Editor : Hari Puspita