AMLAPURA,radarbali.id - Warga Perumahan Asri, Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem yang tergabung dalam kelompok Pengajian Al-Ikhwan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu malam (23/9).
Dengan menghadirkan kelompok Hadrah asal Desa Sindu, acara Maulid Nabi tersebut penuh kehangatan. Tak hanya dihadiri para anggota pengajian Al-Ikhwan, acara tersebut juga mendatangkan sejumlah tokoh di Banjar Dinas Kecicang Islam. Mulai dari Tuan guru kampung, tokoh agama, Kepala Desa Bungaya Kangin hingga anggota Dewan.
“Ini menjadi peringatan Maulid Nabi ke enam yang kami gelar,” kata Sarif Asnawi selaku Ketua Panitia.
Baca Juga: Kemarau, Kebutuhan Air Satwa Taman Nasional Bali Barat Disuplai Melalui Mobil Tangki
Sarif menambahkan, meski dihuni 29 Kepala Kekuarga, namun dengan semangat gotong royong dan kekompakan, acara Maulid Nabi bisa terlaksana dengan lancar. “Kalau tahun lalu hujan. Tapi kalau perayaan tahun ini. Alhamdulillah cuaca sangat mendukung. Sehingga berjalan lancar,” terangnya.
Warga perumahan Asri tersebut kata dia sudah seperti keluarga antar satu dengan lainnya. Tak hanya kompak dalam kerja sama di Maulid Nabi, namun juga kompak setiap acara peringatan hari besar Islam lainnya. Hingga kegiatan bersih-bersih di lingkungan perumahan juga selalu kompak. “Kalau ada yang berduka, kami berusaha untuk datang silaturahmi. Ataupun yang lagi ada acara hajatan kami selalu kompak,” terangnya.
Penghuni perumahan Kecicang Asri kata dia terdiri dari berbagai macam suku dan agama. Mulai dari Bali, Jawa, Padang, Makasar, Madura dan lainnya, namun sudah seperti keluarga. “Toleransi sangat kami junjung. Hampir tidak ada pernah ada gesekan. Yang kami kedepankan yakni kebersamaan,” imbuh Sarif.
Sarif juga sangat berterimakasih dengan para tamu undangan yang hadir, serta warga perumahan yang kompak dalam kebersamaan. “Seperti Fauzi Sandi. Beliau sangat luar biasa. Dalam hal sosial selalu terdepan. Semua memiliki kontribusi. Makanya kami sangat bangga dengan warga di perumahan kami,” ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan-kegiatan keagaan dan sossial bisa terus terjaga. Meski nantinya tidak lagi dalam satu tetangga atau berjauhan, namun pihaknya akan terus mewariskan pada generasi selanjutnya.
“Sampai belasan tahun kami menghuni perumahan ini. Sangat betah. Dukungan warga sekitar juga sangat ramah. Kami berharap kebersamaan ini tetap terawat dengan baik,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan