AMLAPURA- Setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Klungkung, nyawa Ni Made Gunung, 80, tak tertolong. Lansia korban kebakaran dapur ini meninggal dunia pada Minggu pagi (1/10). Hal itu diungkapakan Perbekel Desa Nongan, I Wayan Daging dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Daging mengatakan, Ni Made Gunung menjalani perawatan medis akibat luka bakar serius selama tiga hari di RSUD Klungkung. “Ya, korban meninggal dunia tadi pagi di RSUD Klungkung,” tuturnya.
Luka bakar yang dialami nenek renta tersebut cukup parah. Yakni pada bagian kedua tangan, kaki, punggung hingga kepala. “Luka bakarnya memang cukup parah. Selain itu usianya juga sudah lanjut,” ucapnya.
Rencananya, jenazah Ni Made Gunung akan dimakamkan pada Senin hari ini. “Menurut keluarga, jenazah akan di bawa sore hari ini (kemarin). Dan besok siang (hari ini) akan dimakamkan,” tandasnya.
Seperti diketahui, Ni Made Gunung menjadi korban tunggal dalam insiden kebakaran bangunan dapur miliknya di Banjar Dinas Saren Kaler, Desa Nongan, Kecamatan Rendang pada Kamis (28/9) lalu.
Korban yang saat itu sedang memasak, tiba-tiba api dari tungku dapur menjalar dan melahap bangunan dapur. Selain menghanguskan bangunan dapur beserta isinya, Ni Made Gunung juga ikut menjadi korban hingga mengalami luka bakar serius.
Sempat dilarikan ke RSUD Klungkung dan menjalanu perawatan medis selama tiga hari hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. (*)
Editor : Donny Tabelak