Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Proses Belajar Mengajar sedang Berlangsung, Kebakaran Lahan dekat Sekolah Hebohkan Siswa dan Guru

Zulfika Rahman • Jumat, 20 Oktober 2023 | 09:05 WIB

 

Petugas damkartan saat melakukan pemadaman api di Banjar Adat Juntal Kelod, Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kamis (19/10).
Petugas damkartan saat melakukan pemadaman api di Banjar Adat Juntal Kelod, Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kamis (19/10).

AMLAPURA-Kebakaran lahan yang terjadi di Banjar Adat Juntal Kelod, Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Kamis (19/10) sempat membuat siswa dan guru panik. Hal itu lantaran kebakaran lahan berdekatan dengan sekolah SDN 4 Kubu yang hanya berjarak 40 meter saja. 

Kepala SDN 4 Kubu I Gede Putu Suantara mengungkapkan, peristiwa kebakaran lahan diketahui sekitar pukul 11.00 Kamis siang. Saat itu proses belajar mengajar sedang berlangsung. “Titik api hanya berjarak sekitar 40 meter dari sekolah kami. Apalagi apinya sangat besar. Kami khawatir menjalar sampai ke sekolah. Sempat panik,” ujarnya saat dikonfirmasi. 

Mengantisipasi hal buruk terjadi, pihak sekolah langsung menghubungi Kepala Wilayah dan juga Babinsa untuk diteruskan melapor ke petugas pemadam kebakaran agar ditangani. “Karena siswa sempat berhamburan keluar untuk melihat api. Tapi kami larang agar tidak terjadi sesuatu,” jelasnya.

Tak lama berselang belasan warga datang untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Bahkan para guru yang ada di SDN 4 Kubu juga terlibat melakukan pemadaman. “Astungkara bisa mengurangi kobaran api dengan melakukan pemadaman secara gotong royong,” imbuh Suantara. 

Suantara menambahkan, peristiwa tersebut tidak sampai menghentikan aktivitas belajar mengajar. “Berjalan normal. Asapnya juga tidak sampai ke sekolah karena arah angin berlawanan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Damkartan Karangasem I Made Agus Budiyasa mengatakan, untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan di Banjar Adat Juntal itu, pihaknya menerjunkan lima orang personel. “Yang ke Kubu itu ada 12 orang. Yang 7 personel saat itu sedang melakukan pemadaman kebakaran lahan juga di Munti Gunung,” kata Budiyasa. 

Armada damkar yang diterjunkan sebanyak tiga unit, dan menghabiskan 9000 liter air. ***

Editor : Donny Tabelak
#sekolah #Damkartan Karangasem #Desa Kubu #kebakaran lahan