AMLAPURA-Pengerjaan proyek kontruksi ruas jalan Susuan - Gelumpang, ruas jalan RA Kartini, Ruas Jalan Belong - Tiying Jangkrik Karangasem dengan nilai kontrak sekitar Rp 4,6 miliar diperkirakan tidak akan selesai tepat waktu.
Jika merujuk antara waktu pengerjaan 150 hari kalender dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tertanggal 9 Juni 2023 maka sampai hari ini, Sabtu (21/10) sudah berjalan sekitar 134 hari atau waktu yang tersisa hanya tinggal 16 hari lagi. Sementara pengerjaan sampai saat ini masih proses penanaman gorong-gorong.
“Ya sepertinya tidak akan sepesai tepat waktu, tapi karena ada addendum (perubahan kontrak) nanti akan ada penambahan waktu untuk proyek tersebut," kata Kepala Dinas PUPR Karangasem, Wedasmara, Sabtu kemarin.
Melalui Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, I Wayan Suratajaya menjelaskan bahwa untuk saat ini proses pengerjaan proyek tersebut masih sesuai jadwal. Dimana hanya tinggal pengerjaan pemasangan paving dan pengaspalan.
“Masih sesuai schedule progresnya 72 persen. Untuk kontraknya berakhir tgl 4 November. Untuk diperempatan susuan dan belong ada penambahan pekerjaan patung dan pendestrian sehingga di sana perlu adanya perubahan kontrak terkait waktu penyelesaian," kata Suratajaya.
Ditanya kenapa tidak dirancang sekalian sejak awal, Suratajaya menjelaskan, pengerjaam proyek patung baru ada kepastian per tanggal 24 Oktober 2023. Sehingga tidak bisa dirancang bersamaan. “Kami belum bisa memastikan berapa lama penambahan waktu yang akan diberikan karena saat ini masih melakukan penghitungan,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak