Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Misterius! Diduga Dihantam Gelombang, Nelayan Hilang, Hanya Ditemukan Perahu Tanpa Awak

Zulfika Rahman • Senin, 6 November 2023 | 15:00 WIB
PENCARIAN: Petugas gabunhan saat melakukan pencarian nelayan hilang di perairan Bunutan, Kecamatan Abang, Minggu, 5 November 2023.
PENCARIAN: Petugas gabunhan saat melakukan pencarian nelayan hilang di perairan Bunutan, Kecamatan Abang, Minggu, 5 November 2023.

AMLAPURA, radarbali.id - Salah seorang nelayan asal Banjar Dinas Bunutan, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, I Made Kasih, 58, dinyatakan hilang saat melaut pada Minggu pagi (5/11) kemarin.

Korban diketahui hilang setelah salah seorang rekannya menemukan perahu korban tanpa awak.

Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana mengatakan, peristiwa hilangnya korban berawal saat I Made Kasih pergi melaut pada pukul 05.00 Minggu pagi.

Selanjutnya sekitar pukul 07.00, salah seorang nelayan yang akan menuju darat usai membawa wisatawan melihat perahu tanpa awak dengan kondisi mesin mati dan layar terbentang. “Akhirnya dilaporkan ke rekan sesama nelayan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Selanjutnya sejumlah nelayan langsung menuju tempat perahu ditemukan. Dari sana, akhirnya diketahui bahwa perahu tersebut milik korban I Made Kasih.

“Selanjutnya, perahu korban dibawa kedarat. Dan kejadian itu dilaporkan kepada kepala desa dan diteruskan kepada kami,” kata Ngurah Eka.

Selanjutnya, tim basarnas dan gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian. Hanya saja, korban belum ditemukan dan akan dilakukan pencarian besok (Senin hari ini). 

Disinggu dugaan hilangnya korban, dari informasi yang didapat dan dugaan, kemungkinan saat melakukan aktivitas mencari ikan, perahu korban dihantam gelombang tinggi. Selanjutnya korban terjatuh ke laut.

“Ini dugaan ya. Kemungkinan saat akan memasang jala itu gelombang tinggi dan menghantam perahu yang membuat korban jatuh,” jelasnya.

Disinggung kendala selama proses pencarian, Ngurah Eka mengungkapkan, selama proses pencarian dengan melibatkan nelayan setempat tidak ada kendala.

 

“Semoga segera ditemukan dalam waktu cepat,” harapnya.***

Editor : M.Ridwan
#perahu #nelayan hilang #Sar Karangasem #bunutan karangasem