AMLAPURA - Warung sembako milik I Made Sueca, 57, di Banjar Dinas Basangalas, Desa Tribuana, Kecamatan Abang pada Sabtu (25/11). Akibat peristiwa itu, pemilik mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Perbekel Desa Tribuana, I Nyoman Kerti mengatakan, peristiwa kebakaran warung berukuran 10x5 meter itu pertama kali diketahui oleh anak pemilik warung yakni I Komang Agus Triyadi sekitar pukul 11.00 siang hari.
Saat itu, anak korban baru saja pulang dari kandang ternak. "Posisi warung itu tutup karena ditinggal pergi ke Pura. Anak korban melihat api berkobar dari dalam warung," ujarnya saat dikonfirmasi.
Pengakuan pemilik warung, dugaan kebakaran berasal dari percikan api dupa yang menyala karena sebelumnya sempat melangsungkan persembahyangan di dalam warung. "Pemilik lupa mematikan dupanya usai sembahyang," kata Kerti.
Terlebih tepat di bawah nyala dupa, terdapat beberapa barang yang mudah terbakar. Seperti kardus, plastik dan yang lainnya. "Kemungkinan dupa jatuh, mengenai barang-barang itu dan menyebar sampai membesar," terangnya.
Akibat kejadian tersebut, bangunan warung dan juga seluruh isinya seperti beras, minyak, mie instan dan barang dagangan lainnya ludes terbakar. Beruntung kebakaran tersebut tidak sampai merembet ke bangunan yang lain, karena cepat mendapat penanganan dari petugas pemadam dan juga masyarakat sekitar.
"Untung tidak sampai merembet ke bangunan lainnya. Bisa cepat dipadamkan," bebernya. ***
Editor : Donny Tabelak