AMLAPURA, Radar Bali.id- Memasuki tahun 2024 ini, Pemkab Karangasem tidak mengalokasikan anggaran untuk perbaikan pasar tradisional di Kabupaten Karangasem. Kondisi tersebut lantaran Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Karangasem tak memiliki anggaran yang cukup.
Kadiskoperindag Karangasem, I Gede Loka Santika mengatakan untuk tahun ini, Pemkab Karangasem tidak mengalokasikan anggaran untuk perbaikan pasar tradisional.
"Sesuai arahan, untuk tahun ini kegiatan fisik tidak dianggarkan. Karena terbatasnya anggaran," kata Loka Santika dikonfirmasi, Rabu (10/1/2024).
Kegiatan fisik meliputi, pemeliharaan pasar, pembangujan gedung ataupun kantor tidak bisa dilakukan tahun ini. "Karena sebagian anggaran dipangkas untuk mendukung pelaksanaan Pemilu," terangnya.
Selain itu imbuh dia, dari hasil laporan Kepala Pasar, tidak ada pasar yang mengalami kerusakan fatal. "Paling kerusakan ringan saja. Seperti lantai rusak," imbuhnya.
Terkait kerusakan dalam kategori ringan itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan desa adat apabila pasar tersebut menjalin kerjasama dalam pengelolaanya. "Ada kewajiban juga untuk desa adat melakukan pemeliharaan untuk kerusakan yang sifatnya ringan," jelas Loka Santika.
Disinggung soal perbaikan pasar Menanga, di Kecamatan Rendang yang terbakar beberapa waktu lalu, pejabar asal Kecamatan Kubu ini belum bisa memastikan.
Mengingat saat pasar tersebut terbakar, APBD 2024 sudah disusun. "Termasuk pemeliharaan, kedepan kami melihat kondisi pendapatan Pemkab juga. Kalau anggaran ada, mungkin kami lakukan di perubahan. Termasuk pasar Menanga, nanti kami minta dinas PU, melakukan penghitungan dan kajian. Berapa biayanya. Apakah memungkinkan. Kalau tidak, ya mungkin 2025 mendatang," ungkap Loka Santika.
Saat ini, Pemkab Karangasem mengelola 16 pasar dari yang sebelumnya 17 pasar. Mengingat pasar Hortikultura yang ada di Rendang telah dikembalikan asetnya ke Pemprov Bali. "Setelah dilakukan penjajakan, masyarakat engga melakukan aktivitas di sana," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita