Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Di Karangasem Belasan rumah Hingga Motor Terendam Material Lumpur, Ini Penyebabnya

Zulfika Rahman • Rabu, 14 Februari 2024 | 03:45 WIB
KE LOKASI KEJADIAN : Petugas BPBD wilayah Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu,Karangasem. (Foto BPBD Karangasem)
KE LOKASI KEJADIAN : Petugas BPBD wilayah Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu,Karangasem. (Foto BPBD Karangasem)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Hujan yang mengguyur wilayah Karangasem sejak dua hari terakhir mengakibatkan aliran sungai di Wilayah Kubu meluap bahkan menimbulkan banjir.

Seperti yang terjadi di wilayah Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu mengakibatkan belasan rumah hingga sepeda motor milik warga terendam lumpur dan pasir.

Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakan, dari hasil asesmen yang dilakukan petugas BPBD Karangasem, material lumpur bercampur pasir tersebut mencapai ketinggian 1,5 meter.

"Ada beberapa titik yang tinggi lumpurnya sampai 1,5 meter. Sampai masuk ke rumah warga hingga tempat usaha dan merendam beberapa kendaraan milik warga," ujarnya dikonfirmasi Senin (12/2/2024).
Dari hasiln pendataan, sebanyak 17 rumah dan tempat usaha terdampak. Sementara untuk kendaraan yang terendam lumpur mencapai lima unit. "Ada satu yang sampai terkubur material," tuturnya. 

Selain tertimbun pasir dan lumou, ada juga beberapa tembok penyengker warga jebol. "Kemungkinan kerugiannya mencapai ratusan juta," imbuhnya.
Arimbawa menambahkan, dari kejadian tersebut tidak sampai menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka.

Hanya saja, lantaran tebalnya lumpur yang merendam bangunan hingga jalanan, belum bisa dilakukan pembersihan secara total.

"Kami masih koordinasi dengan pihak lain. Apalagi sampai saat ini hujan masih turun, sehingga kami mengimbau masyarakat yang melintas menggunakan kendaraan agar ektra hati-hati," kata Arimbawa. 


Sementara untuk jalan-jalan milik Provinsi yang terdamoak masih akan dikoordinasikan untuk dilakukan tindakan. "Nanti akan dilakukan bersih-bersih secara gotong royong dengan warga," tandasnya. [*]

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Hari Puspita
#banjir