Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Vila Warga Swiss Dilalap Si Jago Merah, Aset Bernilai Miliaran Amblas

Zulfika Rahman • Selasa, 4 Juni 2024 | 20:35 WIB
API SUDAH MEMBESAR : Petugas pemadam kebakaran berjibaku padamkan api yang membakar vila di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Senin (3/6/2024).(Istimewa)
API SUDAH MEMBESAR : Petugas pemadam kebakaran berjibaku padamkan api yang membakar vila di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Senin (3/6/2024).(Istimewa)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Sebuah vila milik Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem ludes terbakar pada Senin sore (3/6/2024). Api yang menyalak meludeskan seluruh bangunan beserta isinya.


Salah seorang karyawan vila I Nyoman Maris Arsana mengatakan, kebakaran tersebut terjadi begitu cepat. Saat itu kondisi vila sedang tidak berpenghuni lantaran ditinggal pemilik pulang ke negara asalnya.

"Saya juga sedang ada kegiatan gotong royong. Jadi posisi vila kosong," katanya. Kebakaran itu pertama kali diketahui warga yang rumahnya dekat dengan kawasan villa tersebut. Ia mendapat kabar sekitar pukul 14.30 Senin sore.

"Dikira oleh warga sedang membakar sampah. Namun kepulan asap semakin tebal. Waktu dicek, ternyata api sudah membesar. Saya langsung dikabari," kata Maris Arsana.

Warga pun dengan spontan melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya. Namun karena api sudah membesar, aksi tersebut tidak membuahkan hasil.

Api sudah melahap seluruh bangunan villa berukuran 8x20 meter tersebut. "Saya langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api sudah membesar, bangunan beserta isinya ludes," terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem I Made Agus Budiyasa mengungkapkan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan 10 personel dengan empat armada pemadam. ""Api cukup membesar. Pemadaman menghabiskan 11 ribu liter air," kata Budiyasa.


Disinggung penyebab kebakaran, pihaknya menduga akibat korsleting listrik.

Akibat kejadian itu, pemilik mengalami kerugian kurang lebih mencapai Rp 1 miliar. "Tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan. Semuanya ludes," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#korsleting #karangasem #kebakaran #vila