AMLAPURA, Radar Bali.id- Satu dari belasan orang warga Banjar Dinas Kreteg, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem yang sebelumnya diduga terpapar meningitis dinyatakan meninggal dunia setelah cukup lama menjalani perawatan di RSUD Karangasem.
Kepala Wilayah Banjar Dinas Kreteg, I Kadek Budiarta dikonfirmasi, Senin (1/7/2024) membenarkan kabar tersebut. "Ya benar meninggal. Saat ini ada masih ada lima warga kami kondisinya cukup memperihatinkan," katanya.
Budiarta menjelaskan, sebelumnya warganya tersebut sudah sempat dipulangkan dari RSUD Karangasem usai menjalanj perawatan.
Namun setelah beberapa hari di rumah, kondisinya memburuk dan kembali dibawa ke RSUD Karangasem. "Setelah itu dirawat seminggu dan akhirnya meninggal dunia," ucapnya.
Sementara itu, untuk lima orang yang sebelumnya sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit. Ini lantaran mengalami keluhan dengan gejala mengarah ke meningitis usai menyantap olahan makanan berbahan darah babi mentah. Kini kondisinya ada yang torgolek lemas tidak bisa bangun, ada yang sakit persendian hingga mengalami ketulian.
Selaku kepala wilayah, Budiarta berharap agar ada tindakan lanjutan dari Dinas terkait atas kondisi warganya tersebut. Dalam hal ini memberikan petunjuk dan arahan tentang apa yang seharusnya dilakukan untuk warga yang terpapar meningitis ini bisa pulih kembali.
"Sampai saat ini belum ada tindakan atau sosialisasi kepada masyarakat terkait meningitis ini, " imbuh Budiarta.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama hingga berita ini ditulis belum bisa dihubungi terkait dengan langkah Dinas Kesehatan mengenai kondisi sejumlah warga tersebut pasca terpapar Meningitis.
Sempat dihubungi melalui sambungan telepon namun tak menjawab. [*]
Editor : Hari Puspita