Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Melongok Aktivitas Empat Desa di Kecamatan Abang, Karangasem, yang Menggelar Nyepi Adat

Zulfika Rahman • Selasa, 23 Juli 2024 | 20:35 WIB
LENGANG SEJENAK : Suasana Nyepi di Kecamatan Abang yang berlangsung pada Senin kemarin. (Istimewa)
LENGANG SEJENAK : Suasana Nyepi di Kecamatan Abang yang berlangsung pada Senin kemarin. (Istimewa)

Empat desa di Karangasem ini punya keunikan  tersendiri. Empat desa  ini menghelat Nyepi dengan waktu yang berbeda. Desa itu adalah Desa Kesimpar, Desa Abang, Desa Nawakerti dan Desa Pidpid. Ini Ceritanya.


SUASANA
di seputaran jalur Desa Abang, Kecamatan Abang sejak Senin pagi (22/7/2024) tampak lengang tanpa aktivitas.
Pemandangan ini terjadi karena warga di sana sedang melaksanakan catur brata penyepian serangkaian Nyepi adat diwilayah Desa Adat Kesimpar yang berlangsung mulai pukul 7.00 pagi hingga pukul 16.00 sore hari.

Menurut salah seorang pengurus pecalang  Desa Adat Kesimpar yang berjaga di kawasan Perempatan Desa Abang, I Komang Arya. Nyepi di Desa Adat Kesimpar dilaksanakan setiap satu tahun sekali usai upacara usaba dodol di Pura Puseh setempat. "Setiap satu tahun sekali, dari pagi sampai sore," ujarnya.

Nyepi adat ini berlaku di wilayah Desa Adat Kesimpar saja yang mencangkup empat  wilayah Desa Dinas. Di antaranya Desa Kesimpar, Desa Abang, Nawakerti dan Desa Pidpid. "Pelaksanaanya sama seperti nyepi pada umumnya yang membedakannya hanya waktu dan lama pelaksanaannya," kata Arya. 

Baca Juga: Arak Berbagai Jenis Hewan, Nyepi Adat Pertama yang Digelar Warga
Selama pelaksanaan nyepi adat ini, seluruh perbatasan hingga perempatan jalan dijaga ketat oleh anggota pecalang yang dibackup personil Babinkamtibmas Polsek Abang. 


Khusus jalan pusat, lalulintas masih berjalan seperti biasa. Tetapi jika ada kendaraan yang hendak memasuki wilayah desa adat tidak diperkenankan selama nyepi berlangsung. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#nyepi #karangasem #Adat