Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Naik Lagi, di Karangasem Harga Cabai Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Zulfika Rahman • Minggu, 28 Juli 2024 | 01:25 WIB
MEROKET LAGI : Pedagang sayur dan bumbu dapur di Pasar Amlapura Timur, Jumat (26/7/2024).(zulfika Rahman/radar bali)
MEROKET LAGI : Pedagang sayur dan bumbu dapur di Pasar Amlapura Timur, Jumat (26/7/2024).(zulfika Rahman/radar bali)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Harga cabai kecil, yang merupakan bagian dari sembilan bahan pokok (sembako)  di Kabupaten Karangasem merangkak naik sejak beberapa minggu terakhir. Sejak Jumat (26/7/2024) kemarin, kenaikan harga cabai mencapai 100 persen dari harga normalnya.


Salah seorang pedagang di Pasar Amlapura Timur, Ni Nengah Suartini mengungkapkan peningkatan harga cabai terjadi sejak dua minggu terakhir. Kenaikannya pun bertahap. 

 Kenaikan terjadi dari harga Rp 40 ribu, terus mengalami kenaikan hingga saat ini. ”Sekarang harganya sudah Rp 80 ribu perkilogram. Naiknya 100 persen,” ucapnya saat ditemui kemarin.
Hal yang sama diakui pedagang lainnya yakni Komang Ngaras. Kata dia, kenaikan harga cabai bukannya membawa untung bagi pedagang justru sebaliknya.

Ini lantaran konsumen memilih mengurangi pembelian cabai kecil. ”Biasanya yang beli setengah kilo sekarang cuma seperempat. Yang sekilo kadang beli setengah kadang seperempat,” ucap Ngaras.


Iapun tak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga cabai. Padahal dari segi musim, saat ini justru memasuki musim kemarau. ”Tidak tahu juga kenapa. Kemungkinan karena pasokan dari luar Bali kurang," imbuhnya. 


Atas kondisi tersebut, pihaknya berharap agar harga cabai kecil dapat kembali normal seperti sebelumnya. Karena sudah cukup banyak pelanggan yang mengeluh karena harga cabai meningkat.


Ia juga mengaku jika saat ini hanya harga cabai saja yang mengalami peningkatan sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya justru mengalami penurunan seperti bawang merah, bawah putih, cabai merah besar dan yang lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Karangasem I Gede Loka Santika menuturkan, penyebab harga cabai mengalami peningkatan saat ini karena para petani belum memasuki masa panen. Sehingga mengakibatkan pasokan cabai terbatas.

”Petani di Karangasem belum panen, untuk di wilayah lain seperti Kintamani juga sama banyak petani cabai yang menanam bawang merah sebelumnya. Sehingga harga bawang saat ini menurun dan cabai meningkat saat panen,” kata Loka Santika.

Untuk mengaantisipasi agar harga cabai tidak terus meningkat, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kabupaten lain, ketika mendapat pasokan cabai dari luar Bali agar dibagi rata sehingga stok tersedia dan membuat harga cabai stabil. [*]

Editor : Hari Puspita
#Cabai #sembako #karangasem