AMLAPURA, Radar Bali.id - Rencana Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karangasem untuk mengajukan anggaran penambahan dua unit videotron senilai Rp 1,9 miliar ini diwanti-wanti oleh dewan.
Legislatif memberikan catatan, keberadaan videotron harus tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal itu diungkapkan salah satu angota DPRD Karangasem dari fraksi Golkar, I Nyoman Sumadi.
Kata dia, selama untuk kepentingan masyarakat dengan tujuan penyebaran informasi publik, hal itu akan didukung oleh dewan.
Pihaknya meminta, nantinya informasi yang disajikan pada videotron tersebut tidak hanya melulu soal pencitraan, melainkan lebih kearah transparansi dan juga informasi yang bermanfaat untuk masyarakat Karangasem.
”Bisa menampilkan, seperti capaian pajak secara real time setiap hari serta menampilkan pos-pos anggaran sehingga masyarakat tahu dan bisa ikut mengawasi realisasinya di lapangan,” tuturnya.
Ketika hal itu dijalankan kata Sumadi, pihaknya akan sangat mendukung. ”Desa saja APBdesnya ditempel ditempat umum masak APBD tidak berani menampilkan di videotron,” paparnya.
Selain itu, Sumadi juga menyarankan agar perlu menampilkan pokok pikiran (pokir) dewan. ”Agar masyarakat bisa tahu, tidak bertanya-tanya lagi soal aspirasi meraka yang belum terakomodir," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Diskominfo Karangasem kembali mengusulan tambahan anggaran untuk pengadaan dua unit videotron baru senilai Rp 1,9 miliar pada APBD Perubahan 2024 ini.
Diskominfo beralasan, penambahan videotron tersebut lantaran selama ini cukup efektif untuk penyebaran informasi. [*]
Editor : Hari Puspita