Cerita Tentang Bisnis Prostitusi Berkedok Spa di Karangasem : Ada Maminya, Keseharian Ada Saja Tamunya

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Sabtu, 23 November 2024 | 03:20 WIB
PAKAI RUMAH KONTRAKAN : Suasana sebuah rumah kontrakan tempat prostitusi yang berkedok spa di wilayah Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Karangasem. (zulfika rahman/radar bali)
PAKAI RUMAH KONTRAKAN : Suasana sebuah rumah kontrakan tempat prostitusi yang berkedok spa di wilayah Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Karangasem. (zulfika rahman/radar bali)

]Mengagetkan, memang. Pengungkapan tempat esek-esek berkedok spa di BTN Nirmala Sari, Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, cukup mengkhawatirkan. Praktik bisnis lendir ini baru terbongkar setelah lima bulan. 

USAI kejadian penggerebekan jasa spa esek-esek terlihat sepi. Saat wartawan koran ini menyambangi ke lokasi pada Kamis (21/11), pintu gerbang kontrakan juga terlihat digembok, namun plang dengan tulisan Krisna Beauty Salon & Spa masih terpampang.

Lokasi tempat berbentuk rumah dengan luas sekitar satu are itu, berjarak sekitar 100 meter dari jalan raya utama. Tempat tersebut berderet dengan beberapa rumah warga.


Awalnya beberapa warga yang ada di sekitar tempat tersebut tidak menaruh kecurigaan apapun. Karena kontrakan yang dijadikan sebagai tempat usaha salon dan pijat tersebut terlihat biasa saja. ”Sama seperti jasa salon pada umumnya. Tidak ada aktivitas mencurigakan. Karena selain laki-laki kadang ada juga wanita yang datang,” bebernya.


Praktik prostitusi tersebut akhirnya terbongkar setelah salah seorang warga berpura-pura menjadi seorang pelanggan. Sehingga diketahui jika selain menyediakan jasa pijat juga menyediakan plus-plus. ”Saat digerebek, salah satu pelanggan laki-laki ditemukan di dalam kontrakan dan sempat kabur lewat pagar. Tapi berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi. Sedangkan pemilik salon dan pegawainya juga langsung diamankan,” terangnya.

Beberapa warga yang tinggal di wilayah tersebut mengaku kaget dengan adanya aktivitas itu. Dengan pengungkapan tersebut, masyarakat mengaku bersyukur karena bisnis prostitusi  berkedok spa itu akhirnya terbongkar. (*)

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
prostitusi spa karangasem