AMLAPURA, Radar Bali.id- Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) Karangasem akan rehabilitasi atau perbaikan terhadap dua pasar tradisional di tahun ini akrena rusak berat.
Dua pasar tersebut Yakni Pasar Pesangkan di Kecamatan Selat dan Pasar Rubaya di Kecamatan Kubu.Kepala Diskoprindag Karangasem, I Gede Loka Santika, mengatakan, perbaikan ke dua pasar tersebut terbilang urgent alias sangat penting.
Mengingat keduanya mengalami kerusakan serius diakibatkan bencana alam. Pasar Rubaya rusak pada bagian penyengker dan lantainya akibat banjir.
Sedangkan Pasar Pesangkan rusak di bagian atap. ”Pasar Rubaya rusak akibat banjir bandang, sedangkan Pasar Pesangkan rusak di bagian atapnya akibat angin kencang,” jelas Loka Santika dikonfirmasi Selasa (20/5/2025).
Anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan dua pasar tersebut bersumber dari APBD Induk. Pasar Rubaya dialokasikan sekitar Rp 400 juta. Meliputi perbaikan, pengawasan, serta perencanaan. Sedangkan Pasar Pesangkan sekitar 100 juta. ”Perbaikanya meliputi bagian atap yang rusak, pengawasan dan perencanaan,” terangnya.
Rencananya, pengerjaan kedua pasar itu dilakukan bulan depan. ”Pemerintah akan terus berupaya untuk memperbaiki pasar,” imbuhnya.
Dia menambahkan, target pendapatan asli daerah (PAD) Karangasem tahun 2025 dari sektor pasar hampir capai Rp 4 miliar. Meliputi retribusi pelayanan pasar pelataran, retribusi pelayanan pasar los, dan retribusi pelayanan pasar kios.
”Ini dari 15 pasar yang dikelola Diskoprindag,” imbuhnya.
Ia pun cukup optimis target tersebut bisa tercapai. Mengingat realisasi tahun 2024 lalu yang melampaui target. [*]
Editor : Hari Puspita